MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN ESTAFET BOLA DI PAUD BUNGONG SELEUPOEK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN ESTAFET BOLA DI PAUD BUNGONG SELEUPOEK


Pengarang

Karisma Yani - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dina Amalia - 198907292017032101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106104210019

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / PG PAUD (S1) / PDDIKTI : 86207

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

370.155

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan dalam kemampuan
motorik kasar anak usia 4-5 tahun di PAUD Bungong Seleupoek Banda Aceh.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia
dini melalui permainan estafet bola di PAUD Bungong Seleupoek. Metode
penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc
Taggart dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan sebanyak II siklus dimana
setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan,
dan refleksi. Tempat pelaksanaan di PAUD Bungong Seleupoek, Banda Aceh pada
semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek dalam penelitian ini adalah anak
kelompok A usia 4-5 tahun di PAUD Bungong Seleupoek yang berjumlah 7 murid
yang terdiri dari anak 4 perempuan dan 3 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui teknik observasi, yaitu observasi terhadap guru dan anak.
Indikator perkembangan dalam Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan anak
(STPPA) terfokus pada 3 yaitu melakukan gerakan melompat, meloncat dan berlari
secara terkoordinasi, melempar sesuatu secara terarah, dan menangkap dengan
tepat. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kemampuan motorik kasar
anak setelah dilakukan permainan estafet bola yaitu pada siklus II tindakan II
dengan peresentase sebesar 83,33%. Hasil tersebut telah melampaui indikator
keberhasilan yang ditetapkan yaitu minimal 75% atau kategori Berkembang Sesuai
Harapan (BSH). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan
estafet bola efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini.
Kata kunci: Motorik Kasar Anak, Permainan Estafet Bola, Anak Usia Dini.

This research was motivated by problems related to the gross motor skills of children aged 4–5 years at PAUD Bungong Seleupoek Banda Aceh. The study aims to improve early childhood gross motor skills through the ball relay game at PAUD Bungong Seleupoek. The research method used was Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model with a qualitative approach, conducted in two cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The study took place at PAUD Bungong Seleupok Banda Aceh during the odd semester of the 2025/2026 academic year. The subjects were seven children aged 4–5 years from Class A, consisting of four girls and three boys. Data were collected through observation techniques involving both teachers and children. The developmental indicators referred to the Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA), focusing on three main aspects: performing coordinated movements such as jumping, hopping, and running; throwing objects accurately; and catching properly. The results showed an improvement in children’s gross motor skills after implementing the ball relay game, with a percentage of 83.33% in the second action of cycle II. This result exceeded the success indicator set at a minimum of 75% or the category of Developing as Expected (BSH). Therefore, it can be concluded that the application of the ball relay game is effective in improving early childhood gross motor skills. Keywords: Gross Motor Skills, Ball Relay Games, Early Childhood.

Citation



    SERVICES DESK