PENGARUH TANGGUNG JAWAB SOSIAL TERHADAP RISIKO KEJATUHAN HARGA SAHAM DENGAN ASIMETRI INFORMASI SEBAGAI EFEK PEMODERASI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH TANGGUNG JAWAB SOSIAL TERHADAP RISIKO KEJATUHAN HARGA SAHAM DENGAN ASIMETRI INFORMASI SEBAGAI EFEK PEMODERASI


Pengarang

Livia Nafela Jayusmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Fathurrahman Anwar - 198107192015041002 - Dosen Pembimbing I
Juanda - 198210262006041004 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2101102010125

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.152 24

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan tanggung
jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility Disclosure/CSRD)
terhadap risiko kejatuhan harga saham (Stock Price Crash Risk/SPCR) dengan
asimetri informasi sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor energi yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Pendekatan
kuantitatif eksplanatori digunakan untuk menguji hubungan kausal antarvariabel,
dengan pengungkapan CSR sebagai variabel independen, SPCR sebagai variabel
dependen, dan asimetri informasi sebagai variabel intervening. Sampel penelitian
diperoleh melalui metode purposive sampling dengan total 73 perusahaan dan 219
observasi data. Data sekunder bersumber dari laporan tahunan dan laporan
keberlanjutan yang dipublikasikan melalui situs resmi BEI. Analisis data dilakukan
menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares
(SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengungkapan CSR berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap SPCR, yang berarti bahwa peningkatan transparansi dan kualitas
pengungkapan tanggung jawab sosial dapat menurunkan kemungkinan terjadinya
penurunan ekstrem harga saham di sektor energi. Selain itu, hasil pengujian
menunjukkan bahwa asimetri informasi berperan sebagai variabel intervening yang
menjembatani hubungan antara CSR dan SPCR. Secara konseptual, pengungkapan
CSR yang lebih luas dan kredibel mampu menurunkan tingkat asimetri informasi
antara pihak manajemen dan investor, sehingga mengurangi kecenderungan
terjadinya bad news hoarding yang sering kali menjadi pemicu kejatuhan harga
saham. Dengan demikian, CSR tidak hanya berfungsi sebagai instrumen etis
perusahaan, tetapi juga sebagai mekanisme strategis dalam memperbaiki
lingkungan informasi dan menekan risiko pasar. Secara praktis, hasil penelitian ini
memberikan implikasi bahwa peningkatan kualitas, relevansi, dan transparansi
pengungkapan CSR, disertai dengan tata kelola perusahaan yang baik, menjadi
faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor dan menurunkan risiko
kejatuhan harga saham secara berkelanjutan.

Kata kunci: Tanggung Jawab Sosial, Risiko Kejatuhan Harga Saham, Asimetri
Informasi, Variabel Intervening

ABSTRACT This study aims to analyze the effect of Corporate Social Responsibility Disclosure (CSRD) on Stock Price Crash Risk (SPCR), with information asymmetry serving as an intervening variable among energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2022–2024 period. A quantitative explanatory approach was employed to examine the causal relationships among variables, in which CSR disclosure acts as the independent variable, SPCR as the dependent variable, and information asymmetry as the intervening variable. The research sample was selected using a purposive sampling method, comprising 73 companies with a total of 219 firm-year observations. Secondary data were obtained from annual and sustainability reports published on the official IDX website. Data analysis was conducted using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) approach with SmartPLS 3.0 software. The results reveal that CSR disclosure has a negative and significant effect on SPCR, indicating that greater transparency and quality in CSR reporting effectively reduce the likelihood of extreme stock price declines within the energy sector. Moreover, information asymmetry is found to play an intervening role in mediating the relationship between CSR and SPCR. Conceptually, substantial and credible CSR disclosure reduces information asymmetry between management and investors, thereby minimizing the tendency for bad news hoarding—a key driver of stock price crashes. This finding suggests that CSR serves not only as an ethical or social instrument but also as a strategic mechanism to improve the corporate information environment and mitigate market risk. In practical terms, the study implies that enhancing the quality, relevance, and transparency of CSR disclosures, supported by sound corporate governance, is essential to strengthen investor confidence and sustainably reduce stock price crash risk in the long term. Keywords: Corporate Social Responsibility, Stock Price Crash Risk, Information Asymmetry, Intervening Variable

Citation



    SERVICES DESK