ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA PERAWAT BERDASARKAN BEBAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ABK-KES DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD TEUKU UMAR ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA PERAWAT BERDASARKAN BEBAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ABK-KES DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD TEUKU UMAR ACEH JAYA


Pengarang

Rizki Permatasari - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Irwan Saputra - 197810162003121002 - Dosen Pembimbing I
Safrizal Rahman - 197104092000031001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2307201010008

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Kesehatan Masyarakat (S2) / PDDIKTI : 13101

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Magister Kesehatan Masyarakat., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

362.173

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar Belakang: Rumah sakit merupakan pusat pelayanan kesehatan yang memiliki peran penting dalam sistem kesehatan, salah satunya melalui pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang tepat di IGD, khususnya tenaga perawat, merupakan elemen penting untuk mewujudkan pelayanan yang optimal, efektif, dan efisien. Distribusi perawat yang tidak sesuai dengan beban kerja dapat menyebabkan kelebihan atau kekurangan tenaga pada suatu unit, sehingga mempengaruhi kualitas layanan, mutu, dan pendapatan rumah sakit. Perencanaan kebutuhan tenaga perawat berdasarkan beban kerja menggunakan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK-Kes) dapat memastikan kecukupan dan efisiensi tenaga perawat di IGD. RSUD Teuku Umar Aceh Jaya merupakan rumah sakit pemerintah di Kabupaten Aceh Jaya. Saat ini, perhitungan kebutuhan tenaga perawat di IGD RSUD Teuku Umar Aceh Jaya belum menggunakan metode ABK-Kes sesuai dengan Permenkes Nomor 33 Tahun 2015. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan optimal tenaga perawat berdasarkan beban kerja dengan menggunakan metode ABK-Kes di IGD RSUD Teuku Umar Aceh Jaya. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian mixed method dengan data kuantitatif yang diperoleh melalui survei pengamatan selama satu bulan pada sampel sebanyak 21 orang perawat yang bertugas di IGD RSUD Teuku Umar Aceh Jaya. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan pihak Manajemen RSUD Teuku Umar Aceh Jaya dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Jaya sebanyak 5 orang. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan kebutuhan optimal tenaga perawat berdasarkan beban kerja dengan metode ABK-Kes, yang diperoleh dari waktu kerja tersedia, komponen beban kerja dan norma waktu, standar beban kerja, serta standar tugas penunjang tenaga perawat di IGD RSUD Teuku Umar Aceh Jaya adalah sebanyak 17 orang. Kesimpulan: Terdapat kelebihan jumlah tenaga perawat di IGD RSUD Teuku Umar Aceh Jaya sebanyak 4 orang dari jumlah perawat yang tersedia saat ini. Perhitungan ini menjadi rekomendasi untuk dilakukan evaluasi terhadap jumlah tenaga perawat agar sesuai dengan beban kerja pada instalasi tersebut.

Background: Hospitals are healthcare service centers that play a vital role in the health system, one of which is emergency department services. The availability of human resources, particularly nurses, in the emergency department is a crucial element in achieving optimal, effective, and efficient healthcare services. Distribution of the number of nurses that does not correspond to the total workload can cause excess or shortage of staff in a unit. This could potentially affect service quality, healthcare standards, and hospital revenue. Designing the need for nursing staff based on the amount of workload using the Workload Analysis for Health (ABK-Kes) method can ensure the adequacy and efficiency of nursing staff in the emergency department. RSUD Teuku Umar Aceh Jaya is a government-owned hospital in Aceh Jaya Regency. Currently, the calculation of nursing staff needs in the emergency department of RSUD Teuku Umar Aceh Jaya does not utilize the ABK-Kes method as regulated by the Indonesian Ministry of Health Regulation Number 33 of 2015. Objective: This study aims to determine the optimal number of nurses needed based on the amount of workload using the ABK-Kes method in the emergency department of RSUD Teuku Umar Aceh Jaya. Methods: This research employed a mixed-method approach. Quantitative data were collected through one-month direct observation involving 21 nurses as respondents who work in the emergency department of RSUD Teuku Umar Aceh Jaya. Qualitative data were obtained from interviews with five respondents, including hospital management personnel and representatives from the Aceh Jaya Civil Service and Human Resource Development Agency (BKPSDM). Results: The results show that the optimal number of nurses needed in the emergency room, based on workload analysis using the ABK-Kes method—which includes available working time, workload components, time standards, workload standards, and supporting task standards—is 17 nurses. Conclusion: There is currently a surplus of 4 nurses in the emergency department of RSUD Teuku Umar Aceh Jaya compared to the calculated optimal number. This finding serves as a recommendation for evaluating the number of nurses to align staffing levels with actual workload in the department.

Citation



    SERVICES DESK