PELAKSANAAN SUPERVISI OLEH PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA GUGUS SD LAMBARO ANGAN KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PELAKSANAAN SUPERVISI OLEH PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA GUGUS SD LAMBARO ANGAN KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

FETTI ELLIANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200050073

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.203

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Supervisi memiliki kedudukan sentral dalam upaya pembinaan dan pengembangan kegiatan kerjasama dalam suatu organisasi pendidikan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: I) program supervisi, 2) pelaksanaan supervisi, 2) tindak lanjut dan 4) hambatan yang dihadapi pengawas Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan supervisi pada Gugus SD Lambaro Angan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tekik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah pengawas, kepala sekolah, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan: I) Program supervisi disusun oleh pengawas berdasarkan hasil keputusan dan musyawarah pengawas tingkat kabupaten tanpa melibatkan kepala sekolah dan guru. Program-program yang disusun meliputi: pembinaan MGMP PAI, supervisi pesantren kilat, pendataan guru PAl dan murid, supervisi kelas, supervisi ADM madrasah dan program guru, supervisi ujian semester, supervisi pelaksanaan les, supervisi persiapan UN, dan monitoring pelaksanaan UN. Program tersebut diberitahukan oleb pengawas ketika rapat pada setiap awal semester. 2) Pelaksanaan supervisi meliputi teknik observasi kelas,
kunjungan kelas, percakapan pribadi, rapat guru, dan saling tukar menukar pengalaman
yang dilakukan secara kolaboratif (langsung dan tidak langsung). Sebelum melaksanakan observasi kelas, pcngawas menyiapkan instrumen dan mensosialisasikan kegiatan pelaksanaan supervisi, Pelaksanaan supervisi belum scpenuhnya berjalan bcrdasarkan program yang tclah disusun. Hal ini terlihat pada tidak meratanya pclaksanaan supervisi antara satu sekolah dengan sekolah lain, baik dari segi jumlah kunjungan, bentuk maupun teknik supervisi yang dilaksanakan. 3) Tindak lanjut dilaksanakan bcrdasarkan basil evaluasi pada tahun scbelumnya dengan menganalis kelemahan, kekuatan, peluang maupun tantangannya. Hasil evaluasi tersebut dipertahankan serta ditingkatkan apabila sudah mencapai tujuan, sedangkan kekurangan dan kelemahan akan dianalisis dan dijadikan sebagai salah satu program pada tahun berikutnya. 4) Hambatan-hambatan yang terjadi adalah kurangnya tenaga kepengawasan sehingga pengawas harus melakukan supervisi pada 46 sekolah scbanyak 200 orang, terbatasnya waktu pembinaan bagi guru·guru, letak sekolah yang sangatjauh antara satu dengan yang lainnya, banyaknya kcgiatan pcngawas yang harus diselesaikan/dihadiri sehingga mengganggu jadwal pelaksanaan supervisi, serta masih ada guru dan kepala sekolah yang belum mengungkapkan keadaan sekolah yang sebenarnya.

Kata Kunci : Supervisi, dan pendidikan agama Islam.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK