Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
INVESTIGATING STUDENTS’ USE OF AI CHATBOTS FOR ACADEMIC ACTIVITIES (A QUALITATIVE STUDY AT THE ENGLISH DEPARTMENT OF USK)
Pengarang
NOVA FEBRIANTI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Zulfadli - 197606032006041001 - Dosen Pembimbing I
Nira Erdiana - 198403022015042003 - Dosen Pembimbing II
Tgk. Maya Silviyanti - 198005152006042001 - Penguji
Try Mahendra Siregar - 199606132024061001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2106102020129
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Inggris (S1) / PDDIKTI : 88203
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.33
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penggunaan chatbot berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan tinggi berkembang pesat dan dianggap bermanfaat dalam mendukung aktivitas akademik mahasiswa, meskipun masih terdapat tantangan terkait akurasi, ketergantungan, dan orisinalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penggunaan nyata chatbot AI oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Syiah Kuala dengan mengadaptasi kerangka Hammer yang mengidentifikasi lima tema utama: AI sebagai alat pendukung, AI sebagai fasilitator pembelajaran, AI sebagai penulis pertama, AI sebagai penulis kedua, dan AI sebagai penulis tunggal. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh enam puluh mahasiswa serta wawancara semi-terstruktur dengan sepuluh partisipan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan chatbot AI untuk berbagai keperluan akademik, mulai dari pemeriksaan tata bahasa dan pemahaman materi hingga penyusunan draf serta pembuatan teks lengkap. Manfaat yang dilaporkan meliputi efisiensi waktu, peningkatan motivasi, dan dukungan terhadap pembelajaran mandiri. Namun, ditemukan pula tantangan seperti respons yang kurang akurat, risiko ketergantungan berlebihan, serta penurunan orisinalitas dan kemampuan berpikir kritis. Temuan ini menegaskan bahwa chatbot AI memiliki peran signifikan dalam praktik akademik mahasiswa, namun penggunaannya memerlukan kesadaran kritis dan penerapan yang bertanggung jawab. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penggunaan chatbot AI bergantung pada kemampuan mahasiswa dalam berinteraksi dengan teknologi secara etis dan reflektif. Lembaga pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam menumbuhkan literasi digital, berpikir kritis, dan integritas akademik melalui bimbingan serta pelatihan tentang penggunaan AI yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, AI seharusnya berfungsi sebagai mitra belajar kolaboratif yang meningkatkan kreativitas dan pemahaman, bukan menggantikan upaya intelektual mahasiswa maupun peran pedagogis pendidik.
The use of Artificial Intelligence (AI)-powered chatbots in higher education is rapidly expanding and considered beneficial in supporting students’ academic activities, although challenges remain regarding accuracy, dependency, and originality. This study aims to investigated the actual use of AI chatbots by English Education students at Syiah Kuala University, adapting Hammer’s framework which identifies five main themes: AI as support tool, AI as learning facilitator, AI as first author, AI as second author, and AI as sole author. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through questionnaires completed by sixty students and semi-structured interviews conducted with ten participants, and analyzed using thematic analysis. The findings indicate that students use AI chatbots for various academic purposes, ranging from grammar checking and material comprehension to drafting and generating complete texts. Reported benefits include time efficiency, increased motivation, and support for independent learning. However, challenges such as inaccurate responses, the risk of overdependence, and the reduction of originality and critical thinking were also identified. These findings highlight that AI chatbots play a significant role in students’ academic practices, yet their use requires critical awareness and responsible application. The implications of this study suggest that the successful use of AI chatbots depends on students’ ability to engage with technology ethically and reflectively. Higher education institutions play an essential role in fostering digital literacy, critical thinking, and academic integrity through guidance and training on responsible AI use. Therefore, AI should function as a collaborative learning partner that enhances creativity and understanding, rather than replacing students’ intellectual effort or the pedagogical role of educators.
THE USE OF CODE SWITCHING IN RESEARCH PROPOSAL SEMINAR (A QUALITATIVE STUDY AT THE ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT OF SYIAH KUALA UNIVERSITY) (Muhammad Rahmat, 2018)
AN ANALYSIS ON ENGLISH STUDENTS’ SELF-ESTEEM IN SPEAKING ENGLISH AT ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS OF SYIAH KUALA UNIVERSITY (Desi Adetia, 2020)
THE EFFECTS OF MOTIVATION OF SMA NEGERI 1 BANDA ACEH STUDENTS IN LEARNING ENGLISH (Cut Irda Lizma, 2019)
FACTORS WHICH MOTIVATE SMA STUDENTS TO ENTER FKIP ENGLISH DEPARTMENT SYIAH KUALA UNIVERSITY {A CASE STUDY AT SMA NIO FAJAR HARAPAN BANDA ACEH) (Mawardi, 2021)
THE OBSTACLES FACED BY ENGLISH STUDENTS OF SYIAH KUALA UNIVERSITY IN DOING MICROTEACHING (A QUALITATIVE STUDY AT ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT OF SYIAH KUALA UNIVERSITY) (ANANDA YUNIARTI, 2019)