Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN KONDISI FINANSIAL PELAKU UMKM TERHADAP PEMISAHAN KEUANGAN PRIBADI DAN KEUANGAN BISNIS PADA UMKM AGRIBISNIS DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Murhamah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Akhmad Baihaqi - 197406142008121001 - Dosen Pembimbing I
Romano - 196012311989031025 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2105102010022
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
338.1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
UMKM agribisnis memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, banyak pelaku UMKM masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama dalam hal pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan bisnis. Ketidakmampuan memisahkan kedua jenis keuangan ini dapat menyebabkan ketidakteraturan pencatatan, kesalahan pengambilan keputusan finansial, dan rendahnya keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana literasi keuangan dan kondisi finansial memengaruhi praktik pemisahan keuangan pada UMKM agribisnis, khususnya di Kota Banda Aceh.Penelitian ini dilaksanakan di Kota Banda Aceh dengan fokus pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor agribisnis yang bergerak di bidang produksi pertanian dan peternakan. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 pelaku UMKM agribisnis di Kota Banda Aceh berdasarkan data Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan tahun 2023. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif serta regresi logistik ordinal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan pelaku UMKM agribisnis di Kota Banda Aceh masih tergolong rendah, sedangkan kondisi keuangan dan penerapan kebijakan pemisahan keuangan pribadi dan bisnis berada pada kategori cukup baik. Selanjutnya, hasil uji regresi logistik ordinal menunjukkan bahwa literasi keuangan (X1) dan kondisi finansial (X2) berpengaruh signifikan terhadap kebijakan pemisahan keuangan pribadi dan keuangan bisnis pada pelaku UMKM. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi (p-value) masing-masing variabel yang lebih kecil dari 0,05, yaitu 0,001 untuk literasi keuangan dan 0,003 untuk kondisi finansial.
Agribusiness MSMEs play a vital role in the local economy, particularly in creating jobs and improving community welfare. However, many MSMEs still face various challenges in financial management, particularly in separating personal and business finances. The inability to separate these two types of finances can lead to irregular recording, poor financial decision-making, and low business sustainability. This study aims to examine the extent to which financial literacy and financial conditions influence the practice of financial separation in agribusiness MSMEs, particularly in Banda Aceh City. This study was conducted in Banda Aceh City with a focus on Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the agribusiness sector engaged in agricultural and livestock production. The sample in this study was 80 agribusiness MSMEs in Banda Aceh City based on data from the Food, Agriculture, Maritime Affairs, and Fisheries Service in 2023. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive analysis and ordinal logistic regression methods. The results of this study indicate that the level of financial literacy of agribusiness MSMEs in Banda Aceh City is still relatively low, while their financial condition and the implementation of the policy of separating personal and business finances are in the fairly good category. Furthermore, the results of the ordinal logistic regression test indicate that financial literacy (X1) and financial condition (X2) have a significant effect on the policy of separating personal and business finances among MSMEs. This is indicated by the significance value (p-value) of each variable being smaller than 0.05, namely 0.001 for financial literacy and 0.003 for financial condition.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP KINERJA UMKM DI KOTA BANDA ACEH (LAISA MASYRATI, 2022)
PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH, KEMAMPUAN KEUANGAN SYARIAH DAN INKLUSI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP KINERJA UMKM DI BANDA ACEH (MUHAMMAD HAFIZH AL ADIL, 2026)
PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH, KENDALI DIRI DAN PEMIKIRAN DELIBERATIF TERHADAP PERILAKU KEUANGAN PELAKU UMKM DI KOTA BANDA ACEH (Muhammad rendhie siregar, 2025)
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, FINANCIAL ATTITUDE DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN PADA PELAKU UMKM DI BANDA ACEH (Muhammad Faiz Azmi, 2025)
ANALISIS PERANAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO DALAM MEMBERDAYAKAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KOTA BANDA ACEH (Nurul Fitri, 2020)