PEMETAAN GEOLOGI DAN PERBANDINGAN KUALITAS BATUBARA DI PIT DAN STOCKPILE PADA PT. AGRABUDI JASA BERSAMA KECAMATAN KAWAY XVI, KABUPATEN ACEH BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMETAAN GEOLOGI DAN PERBANDINGAN KUALITAS BATUBARA DI PIT DAN STOCKPILE PADA PT. AGRABUDI JASA BERSAMA KECAMATAN KAWAY XVI, KABUPATEN ACEH BARAT


Pengarang

MUHAMMAD HIBBAN ALFAYYADH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dewi Sartika - 198906072019032018 - Dosen Pembimbing I
Hidayat Syah Putra - 198803292019031012 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2004109010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geologi (S1) / PDDIKTI : 34201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Lokasi penelitian terletak di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Secara geografis berada pada koordinat 4017’09.1” – 4014’35.2” LU dan 96015’49.0” - 96015’55.5” BT dengan luasan wilayah 25 km2. Lokasi penelitian berada pada daerah izin usaha pertambangan (IUP) PT. Agrabudi Jasa Bersama. Lokasi penelitian terdiri dari Formasi Tutut (QTt) yang tersusun atas batulanau dengan sisipan batubara dan batupasir, serta Endapan Alluvium (Qh) yang tersusun atas kerikil, pasir, dan lempung yang terendapkan secara tidak selaras dengan Formasi Tutut. Dari kedua formasi yang terdapat pada lokasi penelitian, memiliki satuan litologi batubara. Formasi tutut (QTt) merupakan formasi pembawa batubara. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi geologi meliputi pesebaran batuan, struktur geologi,geomorfologi dan kualitas batubara berdasarkan analisis proksimat yang terdapat pada lokasi penelitian. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pemetaan geologi dan analisis proksimat. Metode pemetaan geologi yang dilakukan dengan mendeskripsikan singkapan batuan, pengamatan geomorfologi, pengambilan data struktur geologi, dan pengambilan data measuring section. Penelitian ini juga menggunakan metode analisis petrografi dengan membuat sayatan tipis (thin section) untuk dilakukan penamaan berdasarkan klasifikasi Pettijohn 1975. Penelitian ini juga menggunakan metode analisis proksimat menganalisis perbandingan kualitas batubara di pit dan stockpile berdasarkan klasifikasi ASTM. Hasil yang diperoleh dari pengamatan geomorfologi, di dapatkan 1 satuan bentuk bentang alam berdasarkan klasifikasi Van Zuidam tahun 1983 yaitu, Satuan Bentuklahan Denudasional (D1) dan Satuan Bentuklahan Denudasional (D5). Hasil yang diperoleh dari pemetaan geologi, didapatkan 4 satuan batuan dan 1 satuan endapan alluvial yaitu, Satuan Batulempung Formasi Tutut, Satuan Batulanau Formasi Tutut, Satuan Batubara Formasi Tutut, Satuan Batupasir Formasi Tutut, dan Satuan Endapan Alluvial. Hasil yang diperoleh dari analisis petrografi yang dilakukan dalam penelitian ini diperoleh penamaan batupasir berupa Lithic Arenite, batulanau berupa Mudrock, dan batulempung berupa Mudrock. Hasil dari pengujian proksimat pada dua titik yaitu kenaikan kandungan air (total moisture) dan kandungan abu (ash content) yang terjadi pada stockpile. Faktor-faktor yang diduga menyebabkan kenaikan kandungan air dan kandungan abu ialah dalam kegiatan pengangkutan batubara pada front penambangan, kontaminasi yang terjadi dengan material lain baik di pit maupun di stockpile. Upaya yang dilakukan untuk dapat mengurangi perubahan tersebut ialah mengoptimalkan kontrol dalam setiap aktivitas.

Kata Kunci: Pemetaan Geologi, Proksimat, ASTM, Ash Content, Total Moisture

The research location is situated in Meureubo District, West Aceh Regency, Aceh Province. Geographically, it is located at coordinates 4°17’09.1” – 4°14’35.2” N and 96°15’49.0” - 96°15’55.5” E, with an area of 25 km². The research site is within the mining business license (IUP) area of PT. Agrabudi Jasa Bersama. The research location consists of the Tutut Formation (QTt), which is composed of mudstone with intercalations of coal and sandstone, and Alluvium deposits (Qh) composed of gravel, sand, and clay that are unconformably deposited over the Tutut Formation. Both formations present at the research site contain a coal lithology unit. The Tutut Formation (QTt) is the coal-bearing formation. The purpose of this study is to understand the geological conditions including rock distribution, geological structure, geomorphology, and coal quality based on proximate analysis at the research site. The methods used in this study are geological mapping and proximate analysis. The geological mapping method was carried out by describing rock outcrops, observing geomorphology, collecting geological structure data, and measuring section data. This study also employed petrographic analysis by making thin sections for identification based on Pettijohn's 1975 classification. Additionally, this study used proximate analysis to examine the quality comparison of coal in the pit and stockpile according to ASTM classification. The results obtained from geomorphological observations identified one landform unit based on Van Zuidam's 1983 classification, namely, Denudational Landform Unit (D1) and Denudational Landform Unit (D5). The results obtained from geological mapping identified 4 rock units and 1 alluvial deposit unit, namely, the Tutut Formation Claystone Unit, the Tutut Formation Siltstone Unit, the Tutut Formation Coal Unit, the Tutut Formation Sandstone Unit, and the Alluvial Deposit Unit. The results from petrographic analysis conducted in this study showed that the sandstone is classified as Lithic Arenite, the siltstone as Mudrock, and the claystone as Mudrock. The results of proximate testing at two points showed increases in water content (total moisture) and ash content occurring in the stockpile. The factors suspected to cause the increase in water and ash content include coal transportation activities at the mining front, as well as contamination occurring from other materials both in the pit and in the stockpile. Efforts made to reduce these changes include optimizing control in every activity. Keywords: Geological Mapping, Proksimat, ASTM, Ash Content, Total Moisture

Citation



    SERVICES DESK