Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS GRANULOMETRI TERHADAP TINGKAT KEMATANGAN BATUPA…

Zulfa Sarah

Penelitian ini terletak pada koordinat 4°12'14,4"-4°15'3,6" LU dan 97°54'21,6"-97°57'10,8" BT. Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Wilayah kajian seluas 25 km², Formasi Keutapang memilki potensi hidrokarbon yang signifikan dan merupakan formasi reservoir penting dicekungan Sumatera Utara, namun penelitian dengan metode granulometri didaerah ini masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geologi dan mengetahui tingkat kematangan b…

PEMETAAN GEOLOGI DAN STUDI BATUAN INDUK HIDROKARBON PADA SUB CEKUNGAN SIGLI B…

MUHAMMAD TAUFIK ASHARI

Penurunan produksi minyak dan gas bumi di cekungan sumatera utara menuntut adanya eksplorasi pada area baru, salah satunya di sub cekungan sigli. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi geologi permukaan serta mengevaluasi potensi batuan induk (source rock) di daerah Kota Sigli dan sekitarnya melalui pendekatan pemetaan lapangan dan analisis geokimia. Wilayah penelitian mencakup area seluas ± 1.580 km² yang secara tektonostratigrafi dipengaruhi oleh dinamika cekungan sumatera utara…

PEMETAAN GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK MUDSTONE SEBAGAI POTENSI CAPROCK PADA FORM…

ALL MOEFTI

Kegiatan pemetaan geologi dilakukan dengan cakupan area kavling seluas 24 km², yang berada di Desa Alue Dua, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Lokasi Penelitian secara geologi berada pada Formasi Julurayeu yang berkaitan dengan petroleum sistem yang termasuk kedalam Cekungan Sumatra Utara. Cekungan ini berpotensi sebagai caprock sehingga menarik untuk mengetahui karakterisitk batuan mudstone pada Formasi Julurayeu (QTjr). Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa me…

GEOLOGI FORMASI PEUNASU DAN KARAKTERISTIK RESERVOIR FORMASI BATURAJA BERDASAR…

FAIZ HAIDAR ALI

Secara administrasi lokasi pemetaan berada di wilayah Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh dengan luasan daerah pemetaan 56 km2. Adapun lokasi penelitian studi kasus secara administrasi berada pada wilayah kerja Pertamina Hulu Rokan di Provinsi Jambi dengan luasan penelitian sebesar 10km×5km. Penelitian ini berfokus pada pemetaan geologi Formasi Peunasu di pulau nasi dengan keberadaan litologi batugamping terumbu, sehingga menjadi target untuk mempelajari geom…

GEOLOGI DAN DISTRIBUSI KUALITAS BATUBARA BERDASARKAN DATA BAWAH PERMUKAAN PAD…

Daffatul Zaki Pahlevi

Kebutuhan energi nasional yang terus meningkat mendorong pentingnya pengelolaan sumber daya batubara secara efisien dan berkelanjutan, yang memerlukan pemahaman yang mendalam terhadap kondisi geologi dan distribusi kualitas batubara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik geologi daerah penelitian serta menganalisis distribusi vertikal dan lateral kualitas batubara berdasarkan integrasi data bawah permukaan dan analisis proksimat di wilayah Pit XYZ, Kecamatan Lawang Kidul, Kabu…

PEMETAAN GEOLOGI DAN PERSEBARAN CAPROCK BERDASARKAN DATA SEDIMENTARY LOGGING …

NURUL SYAFITRI

Penelitian ini berada di daerah kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Secara geografis lokasi penelitian terletak pada koordinat 5º05’38.0” – 5º08’53,0” N Lintang Utara (LU) dan 96º51’07.0” - 96º51’06.9” E Bujur Timur (BT), dengan luas keseluruhan wilayah yang diteliti sebesar 6 km x 4 km atau 24 km2. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan geologi dan menganalisis persebaran caprock pada Formasi Julu Rayeu di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh …

PEMETAAN GEOLOGI DAN PERBANDINGAN KUALITAS BATUBARA DI PIT DAN STOCKPILE PADA…

MUHAMMAD HIBBAN ALFAYYADH

Lokasi penelitian terletak di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Secara geografis berada pada koordinat 4017’09.1” – 4014’35.2” LU dan 96015’49.0” - 96015’55.5” BT dengan luasan wilayah 25 km2. Lokasi penelitian berada pada daerah izin usaha pertambangan (IUP) PT. Agrabudi Jasa Bersama. Lokasi penelitian terdiri dari Formasi Tutut (QTt) yang tersusun atas batulanau dengan sisipan batubara dan batupasir, serta Endapan Alluvium (Qh) yang tersusun atas ker…

PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS KEKUATAN BATUAN SERTA PERSEBARAN BATULEMPUNG FO…

RAFI RAMADHANA

Aceh merupakan salah satu wilayah penghasil batubara di Indonesia sehingga diperlukan tahapan eksplorasi untuk mendukung aktivitas penambangan. Salah satu tahapan dari eksplorasi batubara adalah pengeboran yang bertujuan mendapatkan litologi bawah permukaan untuk melihat potensi di wilayah yang diekplorasi. Data pengeboran dapat memberikan informasi tambahan seperti jenis litologi dan ketebalannya serta kekuatan dari batuan. Penelitian ini akan dilakukan di PT. Bara Energi Lestar…

PEMETAAN GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK BATUPASIR BERDASARKAN ANALISIS PETROGRAFI …

Siti Azzahra Nur

Keumala, Kabupaten Pidie, Aceh, memiliki kondisi geologi kompleks dengan batupasir bernilai ekonomis sebagai bahan konstruksi. Penelitian ini menganalisis karakteristik dan kematangan tekstur batupasir melalui analisis petrografi pada setiap formasi. Secara geologi regional lembar Banda Aceh, wilayah penelitian terdiri dari batuan sedimen dan tersusun atas 4 (empat) formasi yang dimulai dari formasi tertua hingga termuda yaitu Formasi Kotabakti (Tukt) terdiri dari litologi batulumpu…

PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS BATUAN ASAL (PROVENANCE) BATUPASIR DI FORMASI T…

Hilda Aprillya

Daerah penelitian berada pada Kecamatan Setia Bakti dan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh. Secara Geografis daerah penelitian berada pada posisi 4° 42' 50,98" Lintang Utara dan 95° 37' 53,80" Bujur Timur dengan luas penelitian 25 Km2. Berdasarkan peta geologi regional lembar Calang pada lokasi penelitian terdiri atas 1 endapan dan 3 formasi, yaitu formasi Tangla (Tlt), formasi Tangla Fasies Vulkanik (Tltv), formasi Batu Gamping Teunom (Mutlr), dan Endapan Alluvial (Qh). Pada …




    SERVICES DESK