FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI RNKESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MITIGASI RNTSUNAMI DI BANDA ACEH: PENDEKATAN REGRESI RNLOGISTIK ORDINAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI RNKESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MITIGASI RNTSUNAMI DI BANDA ACEH: PENDEKATAN REGRESI RNLOGISTIK ORDINAL


Pengarang

NABILLA LATHIFA ZAHRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hizir - 196805311993031003 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Rusdi - 197704012006041001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2108108010046

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Statistika (S1) / PDDIKTI : 49201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA Statistika., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Wilayah pesisir Kota Banda Aceh memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap
bencana tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang
memengaruhi tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana
tsunami. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan regresi logistik
ordinal untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat kesiapsiagaan (variabel
dependen ordinal) dengan sejumlah faktor, seperti jenis kelamin, kelompok umur,
pendidikan terakhir, kebijakan kesiapsiagaan serta pengetahuan masyarakat tentang
tsunami dan strategi evakuasi. Data primer dikumpulkan melalui survei terhadap 297
responden dari tiga kecamatan pesisir di Kota Banda Aceh, yaitu Meuraxa, Kuta Raja,
dan Syiah Kuala. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat berada
pada tingkat kesiapsiagaan rendah. Uji independensi dan uji multikolinearitas
mengonfirmasi kelayakan variabel dalam model. Uji asumsi proportional odds
terpenuhi, sehingga model Proportional Odds Model (POM) digunakan. Berdasarkan
uji Wald, variabel jenis kelamin, kelompok umur, (>60 tahun), pendidikan terakhir
(SMA/sederajat), kebijakan kesiapsiagaan, serta pengetahuan dan strategi evakuasi
berpengaruh signifikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat. Nilai McFadden’s Pseudo
R
2
sebesar 0,4209 menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediktif yang
sangat baik. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang
pentingnya edukasi kebencanaan, akses informasi, dan kebijakan kesiapsiagaan dalam
meningkatkan resiliensi masyarakat terhadap tsunami.

The coastal areas of Banda Aceh are highly vulnerable to tsunami disasters. This study aims to analyze the factors influencing the level of community preparedness in facing potential tsunamis. The research employs an ordinal logisticregression approach to identify the relationship between the level of preparedness (ordinal dependent variable) and several factors, including gender, age group, educational background, preparedness policies, and public knowledge regarding tsunamis and evacuation strategies. Primary data were collectedthrough a survey of 297 respondents from three coastal districts in Banda Aceh: Meuraxa, Kuta Raja, and Syiah Kuala. The analysis revealed that most respondents were at a low level of preparedness. Independence and multicollinearity tests confirmed the validity of the variables included in the model. The proportional odds assumption wa met, allowing the use of the Proportional Odds Model (POM). Based on the Wald tests, gender, age group (>60 years), education level, (high school/equivalent), preparedness policies, and tsunami knowledge and evacuation strategies significantly influenced community preparedness. The McFadden’s Pseudo R2 value of 0.4209 indicates that the model has a strong predictive capability. These findings highlight the importance of disaster education, access to information, and the implementation of effective local preparedness policies to enhance community resilience to tsunami threats.

Citation



    SERVICES DESK