PERSPEKTIF IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI ACEH SELATAN NOMOR 29 TAHUN 2013 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSPEKTIF IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI ACEH SELATAN NOMOR 29 TAHUN 2013 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK


Pengarang

BUNGA ADELLYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dahlawi - 196201011985031019 - Dosen Pembimbing I
Nofriadi - 198911032017011101 - Penguji
Mukhrijal - 198810202022031002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2110104010103

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Bupati Aceh Selatan Nomor 29 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Peraturan ini diterbitkan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan melindungi masyarakat dari paparan asap rokok, khususnya di tempat umum dan fasilitas pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 100 responden perokok aktif dan wawancara mendalam dengan pemangku kebijakan. Pengujian validitas menunjukkan bahwa semua item pertanyaan memiliki r hitung > r tabel (n=100, α=0.05), dengan r tabel sebesar 0.194, sehingga instrumen dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0.763, yang menunjukkan tingkat reliabilitas tinggi dan layak digunakan. Data menunjukkan bahwa meskipun 73,26% masyarakat memahami isi dan tujuan kebijakan, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi kendala seperti kurangnya fasilitas dan sosialisasi berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, pengalokasian anggaran khusus, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penegakan hukum yang konsisten dan tegas untuk meningkatkan efektivitas kebijakan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan suatu kebijakan tidak hanya bergantung pada regulasi yang ada, tetapi juga pada proses implementasi yang melibatkan semua pemangku kepentingan secara aktif.
Kata Kunci: Kawasan Tanpa Rokok, Implementasi Kebijakan, Aceh Selatan, dan Perilaku Merokok

This study aims to analyze the implementation of South Aceh Regent Regulation Number 29 of 2013 concerning No-Smoking Areas (Kawasan Tanpa Rokok/KTR) and to identify the inhibiting factors in its execution. The regulation was issued as part of the South Aceh Government’s efforts to create a healthy environment and protect the public from exposure to cigarette smoke, particularly in public spaces and service facilities. This research employs a mixed methods approach, using data collection techniques including questionnaires distributed to 100 active smokers and in-depth interviews with key policy stakeholders. Validity testing shows that all question items have r count> r table (n=100, α=0.05), with r table of 0.194, so the instrument is declared valid. The reliability test results show a Cronbach's Alpha value of 0.763, which indicates a high level of reliability and is suitable for use. The data shows that although 73.26% of the community understands the content and objectives of the policy, implementation in the field still faces obstacles such as lack of facilities and continuous socialization. The study recommends enhancing public outreach and education, allocating a specific implementation budget, strengthening cross-sectoral coordination, and enforcing regulations consistently and firmly to improve policy effectiveness. These findings suggest that the success of a policy is not solely determined by the regulation itself but also by the quality of its implementation, which requires active involvement from all relevant stakeholders. Keywords: No-Smoking Area, Policy Implementation, South Aceh, Smoking and Behavior

Citation



    SERVICES DESK