ANALISIS KECUKUPAN LAHAN SAWAH BERDASARKAN ALOKASI RUANG DI DALAM RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2016-2036 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KECUKUPAN LAHAN SAWAH BERDASARKAN ALOKASI RUANG DI DALAM RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2016-2036


Pengarang

RARA AFRILA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Abubakar - 196210101988111001 - Dosen Pembimbing I
Muyassir - 196404211993091001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2105108010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas pertanian Ilmu Tanah., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sawah merupakan lahan yang diperuntukan untuk tanaman padi sawah, baik terus-menerus sepanjang tahun maupun bergantian dengan tanaman palawija. Kabupaten Aceh Selatan terus mengalami perkembangan pembangunan dan peningkatan jumlah penduduk di setiap tahunnya. Ketersediaan beras yaitu adanya beras secara fisik di suatu wilayah dari segala sumber, baik itu produksi domestik, perdagangan beras, maupun bantuan beras. Ketersediaan dapat ditentukan oleh produksi padi sawah, perdagangan pangan melalui mekanisme pasar, stok yang dimiliki oleh pedagang, cadangan pemerintah dan bantuan beras dari pemerintah atau organisasi lainnya yang berada di wilayah tersebut. Faktor utama dari ketersediaan beras adalah produksi padi sawah. Ketersediaan beras merupakan aspek atau hal penting dalam pembangunan ketahanan pangan nasional, sehingga ketersediaanya perlu untuk diperhatikan. RTRW Kabupaten Aceh Selatan tahun 2016-2036 telah menetapkan alokasi ruang untuk pengembangan pertanian lahan basah (sawah) seluas 15.013,18 ha dari total luas lahan Kabupaten Aceh Selatan dan tersebar di 18 kecamatan.
Tujuan dari penelitian ini. untuk menganalisis kecukupan alokasi lahan sawah di dalam Rencana Tata Rua ng Wilayah (RTRW) Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2016-2036 terhadap kebutuhan pangan penduduk di Kabupaten Aceh Selatan hingga tahun 2033.
Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Aceh Selatan pada bulan April sampai dengan Juni 2025. Data penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari instansi-instansi terkait seperti Badan Pusat Statistik. Dinas Pertanian dan Perkebunan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Aceh Selatan. Secara keruangan penelitian ini dijelaskan dengan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Tahapan penelitian ini terdiri dari 3 tahap diantaranya yaitu persiapan. kegiatan lapangan (survey lapangan) berupa wawancara petani dan analisis data.
Berdasarkan hasil analisis penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kecukupan alokasi lahan sawah di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2016-2036 mencukupi untuk memenuhi kebutuhan beras penduduk di Kabupaten Aceh Selatan.

Rice fields are land intended for paddy rice crops, either continuously throughout the year or alternating with palawija crops. South Aceh Regency continues to experience development development and an increase in the number of people every year. The availability of rice is the physical presence of rice in an area from all sources, be it domestic production, rice trade, or rice assistance. Availability can be determined by paddy rice production, food trade through market mechanisms, stocks owned by traders, government reserves and rice assistance from the government or other organizations located in the region. The main factor in the availability of rice is rice production. The availability of rice is an important aspect or thing in the development of national food security, so its availability needs to be considered. The South Aceh Regency RTRW for 2016-2036 has determined the allocation of space for the development of wetland agriculture (rice fields) covering an area of 15,013.18 ha of the total land area of South Aceh Regency and spread across 18 sub-districts. The purpose of this study. to analyze the adequacy of the allocation of rice fields in the South Aceh Regency Regional Management Plan (RTRW) for 2016-2036 to the food needs of the population in South Aceh Regency until 2033. This research was carried out in South Aceh Regency from April to June 2025. The data of this study is secondary data obtained from related agencies such as the Central Statistics Agency. The Department of Agriculture and Plantations and the Public Works and Spatial Planning Office of South Aceh Regency. Spatially, this research is explained by quantitative descriptive analysis using a survey method. This research stage consists of 3 stages, including preparation. Field activities (field surveys) in the form of farmer interviews and data analysis. Based on the results of the research analysis that has been carried out, it can be concluded that the adequacy of the allocation of rice fields in the Regional Spatial Plan (RTRW) of South Aceh Regency for 2016-2036 is sufficient to meet the rice needs of the residents in South Aceh Regency.

Citation



    SERVICES DESK