Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
EKSPLORASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA PADA RIZOSFER KOPI ARABIKA DI KABUPATEN B…
APNI NUR CAHYANI
Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) merupakan mikroorganisme tanah yang membentuk hubungan simbiosis mutualisme dengan akar tanaman serta berperan penting dalam meningkatkan penyerapan unsur hara, ketersediaan air dan ketahanan tanaman terhadap cekaman lingkungan sehingga berpotensi sebagai agen hayati untuk mendukung produktivitas tanaman termasuk kopi Arabika. Informasi tentang keberadaan dan keanekaragaman FMA pada perkebunan kopi Arabika di Kabupaten Bener Meriah masih terbatas. Oleh karena it…
- Fakultas pertanian Ilmu Tanah, Banda Aceh - 2026
- Baca Selengkapnya
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS DAN NPK TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN KOPI …
Putri Karina
Kopi merupakan salah satu komoditi unggulan nasional yang sudah dikenal di berbagai belahan dunia. Menurut data yang diperoleh dari Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), nilai ekspor kopi Indonesia sangat tidak stabil, tetapi jumlahnya dari tahun ke tahun tidak terlalu signifikan. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, jumlah rata-rata produktivitas kopi Arabika berkisar antara 600-800kg/ha/tahun yang mana rata-rata produksinya tergolong lebih rendah…
- Fakultas Pertanian, Banda Aceh - 2026
- Baca Selengkapnya
EKSPLORASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA PADA RIZOSFER KOPI ARABIKA DI KECAMATAN C…
RESMA SELVIANI
Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) merupakan mikroorganisme tanah dari kelompok Glomeromycota yang membentuk simbiosis mutualistik dengan perakaran tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.) dengan tingkat kolonisasi mencapai 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan spora FMA, jenis spesies FMA, dan tingkat keanekaragaman FMA pada rizosfer kopi arabika di Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2025 hingga Januari 2026, dengan pengambilan…
- Fakultas pertanian Ilmu Tanah, Banda Aceh - 2026
- Baca Selengkapnya
KEANEKARAGAMAN CACING TANAH (LUMBRICUS) BERDASARKAN INTENSITAS NAUNGAN DAN JE…
NASA RAMADHANI DAULAY
Cacing tanah (Lumbricus) merupakan organisme tanah yang berperan penting sebagai bioindikator kualitas tanah karena memiliki tingkat kepekaan yang tinggi terhadap berbagai perubahan kondisi lingkungan, seperti kekeringan, pencemaran, serta rendahnya kandungan bahan organik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keanekaragaman cacing tanah berdasarkan intensitas naungan dan jenis tanah pada perkebunan kopi arabika di Kabupaten Bener Meriah. Penelitian dilaksanakan pada November hingga Des…
- Fakultas Pertanian, Banda Aceh - 2026
- Baca Selengkapnya
ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN DAN AIR DI KABUPATEN ACEH SELATAN
AMRINA KHALISHA
Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menimbulkan tekanan terhadap ketersediaan sumber daya alam, khususnya air dan lahan, sehingga kajian daya dukung ini menjadi penting sebagai dasar perencanaan pembangunan wilayah yang berkelanjutan. Kabupaten Aceh Selatan merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam yang luas dan beragam, baik pada dataran rendah hingga kawasan perbukitan. Letaknya yang berada di wilayah pesisir barat Provinsi Aceh memberikan keuntungan dari seg…
- Fakultas pertanian Ilmu Tanah, Banda Aceh - 2026
- Baca Selengkapnya
SEBARAN HARA FOSFOR DAN KALIUM PADA LAHAN SAWAH DI KECAMATAN KEUMALA KABUPATE…
Cut Raudhatul Thamira
Lahan sawah merupakan salah satu komponen penting pada sistem pertanian di Indonesia, khususnya dalam produksi padi. Lahan sawah di Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie merupakan salah satu wilayah potensial untuk pengembangan produksi padi yang memiliki luas 1.541 Ha. Beras Keumala dikenal memiliki aroma yang wangi dan rasa yang khas, pulen dan nilai ekonomi yang tinggi. Produktivitas padi yang optimal sangat dipengaruhi oleh kondisi kesuburan tanah, terutama unsur hara fosfor (P) dan kalium (…
- Fakultas Pertanian, Banda Aceh - 2026
- Baca Selengkapnya