EFEKTIVITAS MODUL KIMIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI ASAM BASA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

EFEKTIVITAS MODUL KIMIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI ASAM BASA


Pengarang

Desi Ely Fitri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ibnu Khaldun - 196610101991021003 - Dosen Pembimbing I
M. Hasan - 196812311993031018 - Dosen Pembimbing II
A. Halim - 196401071990021001 - Penguji
Sri Winarni - 197910162008122003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2309200170015

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pendidikan IPA (S2) / PDDIKTI : 84101

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.33

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas modul kimia berbasis kearifan lokal Subulussalam dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa pada materi asam basa. Modul dikembangkan dengan mengintegrasikan unsur budaya lokal seperti batik Subulussalam, ikan bauh buluh, dan nakan lancing ke dalam konteks kimia, khususnya konsep asam dan basa. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar dan angket motivasi yang dimodifikasi dari Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor N-gain hasil belajar siswa di kelas eksperimen adalah 0,87 dengan kategori tinggi, sedangkan di kelas kontrol sebesar 0,60 dengan kategori sedang. Pada aspek motivasi belajar, skor rata-rata angket meningkat dari 59,6% (kategori cukup positif) menjadi 84,9% (kategori sangat positif) setelah penerapan modul. Temuan ini menunjukkan bahwa modul kimia berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan mendorong motivasi belajar siswa. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan bahan ajar kontekstual yang mengaitkan pembelajaran dengan nilai-nilai lokal, guna menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan bagi siswa.

This study aims to examine the effectiveness of a chemistry module based on Subulussalam's local wisdom in improving students’ learning outcomes and motivation on acid-base material. The module was developed by integrating local cultural elements such as Subulussalam batik, bauh buluh fish, and nakan lancing into the context of chemistry, particularly the concepts of acids and bases. The research employed a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. Instruments used included a learning achievement test and a motivation questionnaire adapted from the Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ). The results showed that the average N-gain score in the experimental class was 0.87 (high category), while in the control class it was 0.60 (moderate category). In terms of learning motivation, the average questionnaire score increased from 59.6% (fairly positive category) to 84.9% (very positive category) after the implementation of the module. These findings indicate that the chemistry module based on local wisdom is effective in enhancing conceptual understanding and fostering student learning motivation. The implications of this study highlight the importance of developing contextual teaching materials that connect learning with local values, in order to create meaningful and relevant learning experiences for students.

Citation



    SERVICES DESK