Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ASURANSI TERHADAP OBJEK AGUNAN DALAM PERJANJIAN KREDIT MODAL KERJA PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK. KOTA BANDA ACEH
Pengarang
MUHAIYAT - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0603101010110
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
346.086
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Asuransi dalam perjanjian kredit modal kerja merupakan suatu upaya preventif dan antisipatif yang dilakukan oleh seseorang yang akan mengawali suatu usaha. Kredit modal kerja merupakan salah satu alternatif agar seorang pengusaha mendapatkan pinjaman modal dari bank. Namun, sebagai langkah pencegahan dari terjadinya kerugian yang disebabkan oleh suatu peristiwa tertentu, maka pinjaman tersebut harus mendapatkan jaminan berupa objek agunan yang harus diasuransikan. Sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 1 UU No. 7/1992 sebagaimana telah diubah dengan UU No.10/1998 tentang Perbankan angka 2 mengenai bank, angka 11 mengenai kredit, dan angka 23 mengenai agunan, serta Pasal 1 UU No. 2/1992 tentang Usaha Perasuransian angka 1 mengenai asuransi atau pertanggungan dan angka 2 mengenai objek asuransi yang masing-masing saling berhubungan dan menjadi dasar dari adanya asuransi dalam perjanjian kredit modal kerja.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kewajiban debitur dalam menutup asuransi terhadap objek agunan dalam perjanjian kredit modal kerja, pelaksanaan kegiatan menutup asuransi terhadap objek agunan dalam perjanjian kredit modal kerja, dan manfaat kegiatan menutup asuransi terhadap objek agunan dalam perjanjian kredit modal kerja pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kota Banda Aceh.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian lapangan (field research) untuk memperoleh data primer, yaitu menggunakan metode wawancara dan kuesioner kepada responden dan informan, serta penelitian kepustakaan (library research) untuk memperoleh data sekunder, yaitu menggunakan literatur seperti peraturan perundang-undangan, buku, dan karya tulis ilmiah yang kemudian dipaparkan dalam bentuk deskriptif analitik.
Asuransi akan menjadi efektif apabila pihak-pihak yang terlibat, yaitu bank, nasabah debitur, dan perusahaan asuransi dapat menjalankan tugas dan kewajibannya masing-masing dengan baik. Hal ini terlihat dari bagaimana pelaksanaan kegiatan perjanjian kredit modal kerja pada saat awal penandatanganan surat perjanjian tersebut hingga apabila terjadi klaim yang disebabkan oleh suatu peristiwa tertentu yang merugikan pihak tertanggung
Disarankan bagi pihak bank untuk menjelaskan secara rinci apa saja syarat, kewajiban, serta hak bagi debitur pada saat akan mengajukan kredit modal kerja. Di samping itu nasabah harus memahami bahwa pada saat pengajuan kredit modal kerja, maka nasabah akan terikat oleh peraturan-peraturan yang berlaku dalam perjanjian tersebut.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMOHONAN KREDIT MODAL KERJA USAHA KECIL DAN MENENGAH (STUDI KASUS PADA PT. BANK X CAPEM Y KOTA BANDA ACEH) (rizka oky pryanka, 2016)
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KREDITUR DALAM PERJANJIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) MIKRO TANPA AGUNAN (STUDI PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA TBK. KANTOR CABANG BANDA ACEH) (ASRUL MARHAS, 2018)
PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT USAHA RAKYAT DENGAN JAMINAN (SUATU PENELITIAN PADA SALAH SATU BANK PELAKSANA KUR DI KOTA BANDA ACEH) (Fitri Ariska, 2017)
PROSEDUR PELELANGAN AGUNAN ATAS DEBITUR WANPRESTASI PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO), TBK
KANTOR CABANG BANDA ACEH (IRA YUNIDA, 2014)
ANALISIS PENGARUH DEPOSIT INSURANCE TERHADAP PENGAMBILAN RISIKO (STUDI PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA) (DEA ALMIRA FADHLI, 2015)