PENGARUH KETERIKATAN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH KETERIKATAN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU ACEH


Pengarang

Adila Shiba - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muslim - 197311181999031001 - Dosen Pembimbing I
Amri - 196810111994031003 - Dosen Pembimbing II
Halimatussakdiah - 197010301998032003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2301202010045

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S2) / PDDIKTI : 61101

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Manajemen Unsyiah., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.312 5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterikatan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, dengan kepuasan kerja berfungsi sebagai variabel mediasi di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP) Aceh. Populasi penelitian terdiri dari seluruh 149 karyawan di DPMPTSP Aceh. Metode pengambilan sampel sensus digunakan, di mana seluruh populasi dimasukkan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang diukur menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterikatan kerja, budaya organisasi, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan di DPMPTSP Aceh baik. Analisis statistik menunjukkan bahwa work engagement memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja, dengan kontribusi sebesar 39,6%, sedangkan budaya organisasi memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kepuasan kerja, yaitu 33,371,7%. Keterikatan kerja dan budaya organisasi tidak mempengaruhi kinerja karyawan, sedangkan kepuasan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan kontribusi tambahan sebesar 77%. Lebih lanjut, penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja sepenuhnya memediasi hubungan antara keterikatan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja karyawan di DPMPTSP Aceh dapat dicapai secara efektif dengan memperkuat keterikatan kerja dan menumbuhkan budaya organisasi yang positif, dengan kepuasan kerja bertindak sebagai faktor mediasi yang penting. Hasil ini memberikan implikasi praktis yang berharga bagi para pemimpin organisasi dalam merumuskan strategi peningkatan kinerja yang komprehensif berdasarkan bukti empiris yang kuat.

Kata kunci: Keterikatan Kerja, Budaya Organisasi, Kinerja Karyawan, Kepuasan Kerja

This study aims to analyze the influence of work engagement and organizational culture on employee performance, with job satisfaction serving as a mediating variable at the Aceh Investment and One-Stop Integrated Service Agency (DPMPTSP). The research population consisted of all 149 employees at DPMPTSP Aceh. A census sampling method was employed, whereby the entire population was included as the study sample. Data were collected through an online questionnaire measured using a five-point Likert scale and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS software. The results of the study indicate that work engagement, organizational culture, job satisfaction, and employee performance at DPMPTSP Aceh are good. Statistical analysis shows that work engagement has a significant influence on job satisfaction, with a contribution of 39.6%, while organizational culture has a greater influence on job satisfaction, namely 33.371.7%. Work engagement and organizational culture do not affect employee performance, while job satisfaction has a significant influence on employee performance, with an additional contribution of 77%. Furthermore, this study shows that job satisfaction fully mediates the relationship between work engagement and organizational culture on employee performance. The findings conclude that enhancing employee performance at DPMPTSP Aceh can be effectively achieved by strengthening work engagement and fostering a positive organizational culture, with job satisfaction acting as a critical mediating factor. These results provide valuable practical implications for organizational leaders in formulating comprehensive performance improvement strategies based on robust empirical evidence. Keywords: Work Engagement, Organizational Culture, Employee Performance, Job Satisfaction

Citation



    SERVICES DESK