PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT PASCA PERSALINAN DI KECAMATAN TERANGUN KABUPATEN GAYO LUES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT PASCA PERSALINAN DI KECAMATAN TERANGUN KABUPATEN GAYO LUES


Pengarang

Tiara Marini - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dewi Andayani - 198304212015042003 - Dosen Pembimbing I
Djufri - 196311111989031001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2006150010003

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 84026

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Biologi., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

615.321

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tiara Marini (2025). Pemanfaatan Tumbuhan Obat Pasca Persalinan di Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dewi Andayani, S.Pd., M.Pd dan Prof. Dr. Djufri, M.Si.

Tumbuhan obat merupakan spesies tumbuhan yang memiliki kandungan atau zat tertentu untuk menawarkan atau mengobati suatu penyakit. Tumbuhan obat yang digunakan pasca melahirkan ada yang diminum dan ada yang digunakan sebagai obat luar dengan cara dioleskan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui spesies tumbuhan obat yang digunakan sebagai obat pasca persalinan, bagian dan cara pengolahan tumbuhan sebagai obat pasca persalinan. Penelitian menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriftif-kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui 59 spesies tumbuhan obat pasca persalinan dari 30 familia, bagian tumbuhan yang digunakan yaitu daun, akar, biji, rimpang, buah, batang, bunga, umbi, dan tandan. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan bagian daun. Cara pengolahan tumbuhan obat yaitu ditumbuk, dimasak, dicacah, dikunyah, digongseng, dijemur, direndam, diperas, digiling, direbus, diremas, dibakar dan di geprek. Cara pengolahan tumbuan yang paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Kecamatan Terangun Kabupatenn Gayo Lues sebagai obat pasca persalinan dengan cara ditumbuk.

Kata kunci: Tumbuhan obat, Pasca Persalinan, Masyarakat, Kecamatan Terangun

Tiara Marini (2025). Utilization of Postpartum Medicinal Plants in Terangun District, Gayo Lues Regency. [Script. Syiah uala University]. Under the guidance of Dewi Andayani, S.Pd., M.Pd Prof. Dr. Djufri, M.Si. Medicinal plants are plant species that have certain content or substances to offer or treat a disease. Medicinal plants used after childbirth are some that are drunk and some are used as external medicine by being applied. The study aims to determine the species of medicinal plants used as postpartum medicine, parts and how to process plants as postpartum medicine. The study used interview, observation and documentation methods. The data analysis technique used descriptive-qualitative analysis techniques. Based on the results of the study, it was found that 59 species of postpartum medicinal plants from 30 families, the parts of the plant used were leaves, roots, seeds, rhizomes, fruits, stems, flowers, tubers, and bunch. The part of the plant that is most widely used is the leaves. The method of processing medicinal plants is pounded, cooked, chopped, chewed, roasted, dried, soaked, squeezed, ground, boiled, kneaded, burned and crushed. The method of processing plants that is most widely used by the community in Terangun District, Gayo Lues Regency as a postpartum medicine is by pounding. Keywords: Medicinal plants, Postpartum, Community, Terangun District

Citation



    SERVICES DESK