KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN RAWAI DASAR DIRNPERAIRAN KRUENG RAYA, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN RAWAI DASAR DIRNPERAIRAN KRUENG RAYA, ACEH BESAR


Pengarang

AYUMI DELFIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ratna Mutia Aprilla - 198804222019032016 - Dosen Pembimbing I
Alvi Rahmah - 198805082015042002 - Dosen Pembimbing II
Ilham Zulfahmi - 198807162020121002 - Dosen Pembimbing III
Thaharah Ramadhani - 199303202022072101 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1911103010061

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi alat tangkap rawai dasar serta
komposisi hasil tangkapan yang diperoleh nelayan di Perairan Krueng Raya, Kabupaten
Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan observasi
langsung, dengan pendekatan studi kasus terhadap delapan nelayan pengguna rawai dasar.
Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, serta dianalisis secara deskriptif
kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap rawai dasar terdiri dari enam
komponen utama, yaitu tali utama (main line), tali cabang (branch line), mata pancing
(hook), pelampung, pemberat, dan umpan, dengan variasi panjang dan jumlah yang
disesuaikan oleh masing-masing nelayan. Dari hasil tangkapan, ditemukan 12 spesies ikan
dengan total berat mencapai 1.468 kg. Spesies dominan adalah Kuwe Florida (Trachinotus
carolinus) sebesar 26%, diikuti oleh Kuwe Gerong (Carangoides ferdau) 21%, dan
Kerapu Merah (Epinephelus akaara) 15%. Temuan ini menunjukkan bahwa rawai dasar
merupakan alat tangkap yang efektif dan selektif untuk menangkap ikan demersal bernilai
ekonomis tinggi. Penelitian ini juga menekankan pentingnya praktik penangkapan yang
berkelanjutan guna menjaga keseimbangan ekosistem laut dan keberlangsungan usaha
perikanan lokal.
Kata Kunci: Rawai dasar, Konstruksi alat tangkap, hasil tangkapan, ikan demersal,
Krueng Raya.

This study aims to determine the construction of bottom longline fishing gear and the composition of the catch obtained by fishermen in Krueng Raya Waters, Aceh Besar Regency. The method used in this study was a survey and direct observation, with a case study approach to eight fishermen using bottom longlines. Data were collected through questionnaires and interviews, and analyzed descriptively quantitatively. The results showed that the bottom longline fishing gear consists of six main components, namely the main line, branch lines, hooks, floats, sinkers, and bait, with variations in length and quantity adjusted by each fisherman. From the catch, 12 species of fish were found with a total weight of 1,468 kg. The dominant species was Florida longline (Trachinotus carolinus) at 26%, followed by Gerong longline (Carangoides ferdau) 21%, and Red Grouper (Epinephelus akaara) 15%. These findings indicate that bottom longline is an effective and selective fishing gear for catching high-value demersal fish. This research also emphasizes the importance of sustainable fishing practices to maintain the balance of marine ecosystems and the sustainability of local fisheries. Keywords: Bottom longline, fishing gear construction, catch, demersal fish, Krueng Raya.

Citation



    SERVICES DESK