PENGARUH PENGGUNAAN NANO ZINC SEBAGAI CAMPURAN PAKAN TERHADAP KEASAMAN, PH DAN BERAT JENIS SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENGGUNAAN NANO ZINC SEBAGAI CAMPURAN PAKAN TERHADAP KEASAMAN, PH DAN BERAT JENIS SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA


Pengarang

RENALDI SITANGGANG - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sitti Wajizah - 196902281993032001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2105104010028

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

641.371 7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Susu kambing Peranakan Etawa (PE) memiliki potensi besar sebagai sumber pangan bergizi tinggi, namun kualitas dan kuantitas produksinya seringkali belum optimal karena pola pemeliharaan dan ketidakseimbangan nutrisi dalam pakan. Salah satu mikromineral penting dalam mendukung produktivitas ternak adalah zinc, namun bioavailabilitas zinc konvensional rendah, sehingga efektivitas penyerapannya kurang maksimal dan berdampak pada lingkungan. Sebagai solusi, digunakanlah nano zinc, yaitu zinc berukuran partikel nano yang memiliki daya serap lebih tinggi dan dosis yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan nano zinc sebagai campuran pakan terhadap keasaman, pH, dan berat jenis (BJ) susu kambing PE, guna meningkatkan kualitas produk susu secara berkelanjutan.
Penelitian ini dilaksanakan di CV Kutaradja Aqiqah dan beberapa laboratorium Universitas Syiah Kuala dari Februari hingga Mei 2025. Digunakan 15 ekor kambing PE betina dalam masa laktasi, dibagi ke dalam lima perlakuan dengan dosis nano zinc berbeda (0, 10, 20, 30, dan 40 ppm), serta dirancang menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Nano zinc disintesis secara biologis dengan daun kelor sebagai agen reduksi dan stabilisasi. Parameter yang diamati meliputi berat jenis, pH, dan keasaman susu, yang diukur menggunakan lactodesimeter, pH meter, dan titrasi asam-basa. Pengambilan data dilakukan secara berkala selama empat minggu, dengan analisis statistik menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian nano zinc berpengaruh signifikan (P

Etawah Crossbreed (PE) goat milk holds great potential as a highly nutritious food source. However, its production quality and quantity are often suboptimal due to poor management practices and nutritional imbalances in feed. Zinc is an essential micromineral that supports livestock productivity, but conventional zinc has low bioavailability, resulting in inefficient absorption and environmental concerns. As a solution, nano zinc—zinc in nanoparticle form—is used, offering higher absorption efficiency at lower doses. This study aims to examine the effect of nano zinc supplementation in feed on the acidity, pH, and specific gravity of PE goat milk, with the goal of sustainably improving milk quality. The research was conducted at CV Kutaradja Aqiqah and several laboratories at Universitas Syiah Kuala from February to May 2025. Fifteen lactating PE goats were used, divided into five treatment groups receiving different doses of nano zinc (0, 10, 20, 30, and 40 ppm), and arranged using a Randomized Complete Block Design (RCBD). Nano zinc was biologically synthesized using moringa leaves as a reducing and stabilizing agent. Observed parameters included specific gravity, pH, and milk acidity, measured using a lactodensimeter, pH meter, and acid-base titration, respectively. Data were collected weekly over four weeks and analyzed statistically using ANOVA and Duncan's multiple range test. The results showed that nano zinc supplementation had a significant effect (P

Citation



    SERVICES DESK