PENGARUH JENIS PELARUT TERHADAP TRAYEK WARNA INDIKATOR PH UNIVERSAL DARI EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L) MENGGUNAKAN APLIKASI COLORIMETER | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH JENIS PELARUT TERHADAP TRAYEK WARNA INDIKATOR PH UNIVERSAL DARI EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L) MENGGUNAKAN APLIKASI COLORIMETER


Pengarang

KHAIRUL AMALIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Erlidawati - 196508281991032003 - Dosen Pembimbing I
Ratu Fazlia Inda Rahmayani - 198909272015042003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106103040033

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Khairul Amalia (2025). Pengaruh Jenis Pelarut Terhadap Trayek Warna Indikator pH Universal dari Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L) dengan Menggunakan Aplikasi Kolorimeter. [Skripsi] Di bawah bimbingan Dra. Erlidawati, M.Si dan Ratu Fazlia Inda Rahmayani, S.Pd., M.Sc.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis pelarut terhadap trayek warna indikator pH universal dari ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan menggunakan aplikasi Colorimeter berbasis smartphone. Ekstraksi antosianin dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% (polar), etil asetat (semi polar), dan n-heksana (non polar). Hasil ekstraksi dipindai menggunakan aplikasi Colorimeter untuk mendapatkan data warna dalam format RGB dan HEX dalam rentang pH 1-14. Visualisasi lintasan warna dilakukan di Python menggunakan pustaka Matplotlib dan NumPy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% memberikan hasil terbaik dan menghasilkan perubahan warna yang paling tajam dari merah (pH 1) menjadi kuning cerah (pH 14). Transformasi warna ini disebabkan oleh perubahan struktur kimia antosianin dalam berbagai kondisi pH. Ekstrak ini juga menunjukkan efektivitas yang tinggi sebagai indikator titrasi asam-basa, terutama pada sistem asam kuat-basa kuat dan asam lemah-basa kuat, dengan perbedaan volume titik ekuivalen

Khairul Amalia (2025). Effect of Solvent Type on Colour Trajectory of Universal pH Indicator from Telang Flower Extract (Clitoria ternatea L) using Colorimeter Application. [Skripsi] Under direction of Dra. Erlidawati, M.Si and Ratu Fazlia Inda Rahmayani, S.Pd., M.Sc. This study aims to evaluate the effect of solvent type on the colour trajectory of universal pH indicator from telang flower extract (Clitoria ternatea L.) using smartphone-based Colorimeter application. Anthocyanin extraction was carried out through maceration method using 96% ethanol (polar), ethyl acetate (semi-polar), and n-hexane (non-polar) solvents. The extraction results were scanned using the Colorimeter application to obtain colour data in RGB and HEX formats in the pH range 1-14. Visualisation of the colour trajectories was done in Python using the Matplotlib and NumPy libraries. The results showed that 96% ethanol extract gave the best yield and produced the sharpest colour change from red (pH 1) to bright yellow (pH 14). This colour transformation is caused by changes in the chemical structure of anthocyanins under various pH conditions. The extract also showed high effectiveness as an acid-base titration indicator, especially in strong acid-strong base and weak acid-strong base systems, with a difference in equivalent point volume of

Citation



    SERVICES DESK