PENGARUH CEKAMAN AIR PADA DUA JENIS TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH CEKAMAN AIR PADA DUA JENIS TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL)


Pengarang

Nurhayati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9992040119

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pertanian.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

633.34

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat cekaman air yang dipertahankan pada I 00, 80, 60, dan 40% dari kapasitas lapang pada tanah ordo
Entisol dan tanah ordo Ultisol terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai.
Penelitian ini dilaksanakan dalam rumah plastik di Desa Lambaro Skep, Kotamadya Banda Aceh dan analisis sifat-sifat tanah dilakukan di Labo'fatorium Fisika dan Kimia Tarrah Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh dari bulan Mei sampai Oktober 2001.
Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih kedelai varietas Willis, tanah ordo Entisol yang berasal dari Kebun Percobaan Fakultas• Pertanian Unsyiah Darussalam dan tanah ordo Ultisol yang berasal dari daerah Jantho Kabupaten Aceh Besar.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial
4 x2 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah cekaman air yang terdiri dari 4 taraf yaitu: I 00% kadar air kapasitas lapang (KL), 80% kadar air dari KL, 60% kadar air dari KL dan 40% kadar air dari KL sedangkan jenis tanah terdiri dari tanah ordo Entisol dan tanah ordo Ultisol.
Peubah yang diamati adalah jumlah kebutuhan air kumulatif tanaman umur
8 - 90 hari setelah tanaman (HST), tinggi tanaman,, panjang akar, bobot kering akar,
bobot kering berangkasan, jumlah polong, jumlah polong berisi, bobot kering biji per tanaman dan bobot 100 butir biji kering.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa cekaman air berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman , panjang akar, bobot kering berangkasan, jumlah polong, jumlah polong berisi, bobot kering biji per tanaman, bobot 100 butir biji kering dan jumlah kebutuhan air kumulatif tanaman kedelai umur 8 -- 90 HST. Pertumbuhan dan hasil terbaik dijumpai pada kadar air tanah 80% dari KL yang tidak berbeda nyata dengan kadar air tanah 100% KL. Jenis tanah berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah kebutuhan air kumulatif tanaman kedelai umur 8 -- 90 HST, tinggi tanaman umur 30 dan 45 HST, bobot kering akar, bobot kering berangkasan, jumlah polong, jumlah polong berisi, bobot kering biji per tanaman dan bobot 100 butir biji kering serta berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 HST tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap panjang akar. Pertumbuhan dan hasil terbaik dijumpai pada jenis tanah ordo Entisol. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara cekaman air dan jenis tanah terhadap tinggi tanaman umur 45 HST, panjang akar, bobot kering berangkasan, jumlah polong, jumlah polong berisi dan bobot kering bij per tanaman. Tingkat kadar air 80% dari KL sampai dengan 100% KL dan jenis
• tanah Entisol memberikan pertumbuhan dan hasil kedelai yang lebih baik.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK