EFEKTIFITAS PROGRAM BALAI LATIHAN KERJA DALAM MENGURANGI PENGANGGURAN MELALUI PROGRAM MENJAHIT PAKAIAN SESUAI STYLE DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEKTIFITAS PROGRAM BALAI LATIHAN KERJA DALAM MENGURANGI PENGANGGURAN MELALUI PROGRAM MENJAHIT PAKAIAN SESUAI STYLE DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

MUHAMMAD SYAUQAS. F - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Wais Alqarni - 199204262019031019 - Dosen Pembimbing I
Mukhrijal - 198810202022031002 - Penguji
Nofriadi - 198911032024211001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1810104010108

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini menganalisis efektivitas dan mengidentifikasi hambatan program Balai Latihan Kerja (BLK) dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran di Kota Banda Aceh, dengan fokus pada Pelatihan Menjahit Pakaian Sesuai Style Angkatan I. Tingginya angka pengangguran di Banda Aceh menjadi tantangan serius, mendorong pemerintah untuk mengintegrasikan BLK sebagai wadah peningkatan keterampilan dan pembekalan pencari kerja. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan menjahit di UPTD BLK Kota Banda Aceh terbukti sangat efektif dalam mengurangi pengangguran. Efektivitas ini diukur melalui lima indikator: pemahaman program yang komprehensif berkat kurikulum yang relevan dan mutakhir sesuai standar Kementerian Ketenagakerjaan; program yang tepat sasaran dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan di pasar kerja; pelaksanaan yang tepat waktu dengan pengelolaan modul yang terstruktur; tercapainya tujuan kemandirian peserta, baik sebagai individu terampil maupun pelaku usaha; serta adanya perubahan nyata pada keterampilan teknis dan soft skill peserta pasca-pelatihan. Namun, BLK menghadapi hambatan signifikan, terutama keterbatasan alokasi anggaran yang membatasi perluasan cakupan program, serta kapasitas pelatihan yang masih terbatas, belum sebanding dengan tingginya jumlah pengangguran di Kota Banda Aceh. Meskipun demikian, program ini secara konsisten menunjukkan kontribusi positif dalam menciptakan tenaga kerja terampil yang siap bersaing di dunia industri garmen, meski memerlukan peningkatan skala untuk dampak yang lebih luas terhadap penyerapan tenaga kerja.

Kata Kunci: Efektivitas Program, Balai Latihan Kerja (BLK), Pengangguran, Pelatihan Menjahit, Kota Banda Aceh.

This study analyzes the effectiveness and identifies the obstacles of the Vocational Training Center (BLK) program in reducing unemployment in Banda Aceh City, focusing on the "Style-Appropriate Clothing Sewing Training Batch I." The high unemployment rate in Banda Aceh presents a serious challenge, prompting the government to integrate BLK as a platform for skill enhancement and job seeker empowerment. Employing a descriptive qualitative approach, this research collected data through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the sewing training program at UPTD BLK Banda Aceh City is proven to be highly effective in reducing unemployment. This effectiveness is measured across five indicators: comprehensive program understanding due to relevant and updated curriculum aligned with Ministry of Manpower standards; accurate targeting in enhancing graduates' competence and competitiveness in the job market; timely execution with structured module management; achievement of participant independence goals, both as skilled individuals and entrepreneurs; and tangible changes in participants' technical and soft skills post-training. However, BLK faces significant obstacles, primarily limited budget allocation that restricts program expansion, and a still-limited training capacity, which is not commensurate with the high number of unemployed individuals in Banda Aceh City. Nevertheless, this program consistently demonstrates a positive contribution to creating skilled workers ready to compete in the garment industry, although an increase in scale is needed for a broader impact on labor absorption. Keywords: Program Effectiveness, Vocational Training Center (BLK), Unemployment, Sewing Training, Banda Aceh City.

Citation



    SERVICES DESK