KEANEKARAGAMAN JENIS HASIL TANGKAPAN BUBU DI PERAIRAN ULEE LHEUE BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEANEKARAGAMAN JENIS HASIL TANGKAPAN BUBU DI PERAIRAN ULEE LHEUE BANDA ACEH


Pengarang

RAHMAT PARISI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Chaliluddin - 197002052008121004 - Dosen Pembimbing I
Ahmad Fauzan Lubis - 198106242023211009 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111103010077

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.209 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bubu merupakan salah satu alat tangkap tradisional yang umum digunakan oleh nelayan, khususnya di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komposisi, tingkat keanekaragaman, keseragaman dan dominansi jenis ikan hasil tangkapan menggunakan alat bubu di perairan Ulee Lheue, Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah eksperimen penangkapan (experimental fishing) dan deskriptif, dengan lama perendaman bubu selama 72 jam. Total hasil tangkapan mencapai 57 ekor dari 10 jenis ikan demersal. Spesies terbanyak yaitu kwe lilin (Carangoides gymnostethus) dan spesies dengan bobot terbesar adalah kerapu merah (Plectropomus leopardus). Nilai indeks keanekaragaman sebesar 2,06 (sedang), keseragaman 0,83 (merata), dan dominansi 0,15 (tidak dominan). Bubu terbukti efektif dan ramah lingkungan, mendukung perikanan berkelanjutan.

Kata Kunci: Ulee Lheue, Bubu dasar, hasil tangkapan

Bubu is a traditional fishing gear commonly used by fishermen, especially in coastal areas. This study aims to determine the composition structure, level of diversity, uniformity and dominance of fish species caught using bubu gear in the waters of Ulee Lheue, Banda Aceh. The methods used were experimental fishing and descriptive analysis, with the bubu submerged for 72 hours. The total catch amounted to 57 fish from 10 demersal species. The most abundant species was the waxfish (Carangoides gymnostethus), and the species with the largest weight was the red snapper (Plectropomus leopardus). The diversity index value was 2.06 (moderate), evenness 0.83 (even), and dominance 0.15 (non-dominant). The trap was proven to be effective and environmentally friendly, supporting sustainable fisheries. Keywords: Ulee Lheue, Bottom trap, fish catch

Citation



    SERVICES DESK