PRODUKTIVITAS GALANGAN KAPAL TRADISIONAL DI KABUPATEN BATU BARA DENGAN METODE SUPLLY CHAIN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PRODUKTIVITAS GALANGAN KAPAL TRADISIONAL DI KABUPATEN BATU BARA DENGAN METODE SUPLLY CHAIN


Pengarang

SANDYA ORZZA SYAKBANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rizwan - 197609062008011008 - Dosen Pembimbing I
Muhammad - 196012311990021005 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111103010055

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas rantai pasok
material pada galangan kapal tradisional di Kabupaten Batu Bara dengan
menggunakan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR). Fokus utama
penelitian adalah untuk mengidentifikasi kendala utama serta membandingkan
kinerja produktivitas antar galangan melalui pemetaan proses dan pengukuran
indikator kinerja pada lima proses utama SCOR, yaitu Plan, Source, Make, Deliver,
dan Return. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2025 di tiga
galangan kapal tradisional yang berlokasi di Desa Labuhan Ruku, Desa Bagan
Dalam, dan Desa Sentang, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Data dikumpulkan
melalui wawancara, observasi langsung, dan kuesioner, serta dianalisis secara
deskriptif menggunakan metrik kinerja SCOR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
seluruh galangan memiliki kinerja operasional yang baik pada indikator waktu,
seperti planning cycle time, source lead time, make cycle time, cycle time deliver dan
complaint response time. Namun, ditemukan beberapa kendala yang mempengaruhi
produktivitas, seperti tingkat kerusakan bahan baku dari pemasok (defect rate),
ketidaksesuaian peramalan bahan baku, dan waktu tunggu pengadaan yang cukup
panjang. Galangan Kapal C menunjukkan performa terbaik secara umum
dibandingkan galangan lainnya. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan sistem
perencanaan dan peningkatan hubungan kemitraan dengan pemasok sebagai langkah
strategis untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok.

Kata kunci: Galangan kapal tradisional, rantai pasok, produktivitas, SCOR, Batu
Bara

This study aims to analyze the productivity of the material supply chain in traditional shipyards in Batu Bara Regency using the Supply Chain Operations Reference (SCOR) model. The main focus is to identify key constraints and compare productivity performance across shipyards through process mapping and performance measurement based on the five main SCOR processes: Plan, Source, Make, Deliver, and Return. The research was conducted from March to April 2025 in three traditional shipyards located in Labuhan Ruku, Bagan Dalam, and Sentang Villages, Batu Bara Regency, North Sumatra. Data were collected through interviews, direct observation, and questionnaires, and were analyzed descriptively using SCOR performance metrics. The results indicate that all shipyards showed good operational performance in time-based indicators such as planning cycle time, source lead time, make cycle time, cycle time deliver and complaint response time. However, several constraints affecting productivity were identified, such as high defect rates of raw materials from suppliers, inaccurate raw material forecasts, and relatively long lead times for procurement. Shipyard C demonstrated the highest overall performance among the three. The study recommends improvements in planning systems and strengthening supplier partnerships as strategic steps to enhance supply chain efficiency. Keywords: Traditional shipyard, supply chain, productivity, SCOR, Batu Bara

Citation



    SERVICES DESK