PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK


Pengarang

Raudhya Nafoura - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mailizar - 198105252006041002 - Dosen Pembimbing I
19851119 - - - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2306203020010

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S2) / PDDIKTI : 84102

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : ., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan penting bagi peserta didik di era abad ke-21, namun di Indonesia, kemampuan ini masih tergolong rendah. Salah satu penyebabnya adalah pembelajaran yang kurang menarik dan minim interaksi. Upaya yang dapat diterapkan adalah penggunaan e-modul berbasis etnomatematika yang mengintegrasikan konteks budaya, sehingga pdmbelajaran lebih menyenangkan, berpusat pada peserta didik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil penggunaan e-modul berbasis etnomatematika yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan materi bangun ruang sisi datar yang valid, praktis, efektif sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model 4-D yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu define, design, developt, dan disseminate. Pelaksanaan uji coba e-modul berbasis etnomatematika melibatkan 30 siswa kelas VIII SMPN Ulumul Quran Sigli. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi, lembar kepraktisan, dan angket respon siswa dan guru untuk mengukur kualitas e-modul berbasis etnomatematika yang dikembangkan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menghitung rata-rata skor keseluruhan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis etnomatematika yang dikembangkan berupa E-Modul Bangun Ruang Sisi Datar telah memenuhi kriteria “sangat valid” berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi, dengan hasil penilaian praktisi menunjukkan bahwa E-Modul Bangun Ruang Sisi Datar telah memenuhi kriteria “sangat praktis” dan efektivitas E-Modul Bangun Ruang Sisi Datar berdasarkan respon guru dan peserta didik serta tes hasil belajar peserta didik memenuhi kategori “sangat efektif”. Hal ini menunjukkan bahwa E-Modul Bangun Ruang Sisi Datar layak digunakan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran matematika.

Critical thinking skills are one of the most important skills for students in the 21st century, but in Indonesia, these skills are still relatively low. One of the causes is a learning process that is uninteresting and lacks interaction. One approach that can be applied is the use of ethnomathematics-based e-modules that integrate cultural contexts, making learning more enjoyable and student-centred, thereby improving their critical thinking skills. This study aims to analyse the results of using ethnomathematics-based e-modules to improve students' critical thinking skills with a valid, practical, and effective polyhedron that can be used in mathematics learning. This research uses a research and development method with a 4-D model consisting of four stages: definition, design, development, and dissemination. The initial trial of the ethnomathematics-based e-learning module involved 30 eighth-grade students at SMPN Ulumul Quran Sigli. Data collection tools used included validation sheets, practicality sheets, and student and teacher response questionnaires to measure the quality of the developed ethnomathematics-based e-learning module. The data obtained were analysed by calculating the overall average score. Based on the data analysis results, it can be concluded that the ethnomathematics-based e-learning module developed, namely the Polyhedron Module, met the “highly valid” criteria based on the assessments of media experts and subject matter experts. Practitioner evaluations indicated that the Polyhedron Shapes Module met the criteria for “highly practical”, and the effectiveness of the Polyhedron Module, based on teacher and student feedback and student learning outcome test results, fell into the “highly effective” category. This indicates that the Electronic Module for Polyhedron is suitable for use in supporting mathematics learning.

Citation



    SERVICES DESK