PERAN MANAJEMEN LABA TERHADAP HUBUNGAN ANTARA KEAHLIAN KEUANGAN, KONSENTRASI KEPEMILIKAN DAN UKURAN DEWAN D I R E K S I TERHADAP RISIKO KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN MANAJEMEN LABA TERHADAP HUBUNGAN ANTARA KEAHLIAN KEUANGAN, KONSENTRASI KEPEMILIKAN DAN UKURAN DEWAN D I R E K S I TERHADAP RISIKO KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA


Pengarang

Vira Ramadhani - Personal Name;

Dosen Pembimbing

A. Sakir - 197509032002121002 - Dosen Pembimbing I
Juanda - 198210262006041004 - Penguji
Fathurrahman Anwar - 198107192015041002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2101102010046

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Tingginya angka kasus manipulasi laporan keuangan dalam industri perbankan di
Indonesia menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya risiko kebangkrutan.
Praktik manajemen laba yang dilakukan oleh manajemen sering kali
menyembunyikan kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya, sehingga
mengganggu pengambilan keputusan oleh investor dan regulator. Penelitian ini
bertujuan untuk menguji pengaruh keahlian keuangan, konsentrasi kepemilikan,
dan ukuran dewan direksi terhadap risiko kebangkrutan dengan manajemen laba
sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan metode analisis jalur (path analysis), berdasarkan data perusahaan
perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, khususnya indeks JKBANK15.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keahlian keuangan dan ukuran dewan tidak
berpengaruh langsung terhadap risiko kebangkrutan, namun berpengaruh melalui
manajemen laba. Konsentrasi kepemilikan memiliki pengaruh signifikan baik
secara langsung maupun tidak langsung. Simpulan dari penelitian ini adalah
bahwa manajemen laba berperan sebagai mekanisme penting dalam hubungan
antara tata kelola perusahaan dan risiko kebangkrutan. Penelitian berikutnya
diharapkan dapat mengetahui pentingnya penguatan sistem pengawasan internal
dan transparansi pelaporan keuangan untuk meminimalkan risiko kebangkrutan di
sektor perbankan.

Kata Kunci: Keahlian Keuangan, Konsentrasi Kepemilikan, Ukuran Dewan,
Manajemen Laba, Risiko Kebangkrutan, Perbankan.

ABSTRACT The high number of cases of financial statement manipulation in the Indonesian banking industry raises concerns about the increasing risk of bankruptcy. Earnings management practices often conceal the company's true financial condition, thus distorting decisionmaking by investors and regulators. This study aims to examine the effect of financial expertise, ownership concentration, and board size on bankruptcy risk, with earnings management as a mediating variable. This study uses a quantitative approach with path analysis, based on data from banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange, specifically the JKBANK15 index. The results indicate that financial expertise and board size do not directly influence bankruptcy risk, but do influence it through earnings management. Ownership concentration has a significant influence both directly and indirectly. The conclusion of this study is that earnings management plays a crucial role in the relationship between corporate governance and bankruptcy risk. Future research is expected to examine the importance of strengthening internal control systems and transparency in financial reporting to minimize bankruptcy risk in the banking sector. Keywords: Financial Expertise, Ownership Concentration, Board Size, Earnings Management, Bankruptcy Risk, Banking.

Citation



    SERVICES DESK