PENERAPAN PRINSIP LEAN MANUFACTURING DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN MENGURANGI PEMBOROSAN PRODUKSI DI INDUSTRI GALANGAN KAPAL KOTA SABANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN PRINSIP LEAN MANUFACTURING DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN MENGURANGI PEMBOROSAN PRODUKSI DI INDUSTRI GALANGAN KAPAL KOTA SABANG


Pengarang

LUTFIAH FARHANNAH RIKITA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rizwan - 197609062008011008 - Dosen Pembimbing I
Ilham Fajri - 199312232023211014 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111103010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Industri galangan kapal Sabang memiliki potensi besar dalam mendukung sektor
maritim nasional, namun masih menghadapi tantangan rendahnya efisiensi dan
tingginya pemborosan dalam proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis penerapan prinsip Lean Manufacturing dalam meningkatkan efisiensi
dan mengurangi pemborosan di PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Persero Sabang.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan Lean
Manufacturing dan apa saja jenis pemborosan yang paling sering terjadi di industri
galangan kapal Sabang. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif
kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan
pengukuran waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas produksi
didominasi oleh aktivitas bernilai tambah dengan total waktu VAT sebesar 171 jam,
dan NVAT sebesar 84 jam. Nilai Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE) sebesar
67,06% menunjukkan efisiensi produksi cukup baik, namun masih terdapat potensi
peningkatan agar nilai lebih baik. Jenis pemborosan paling dominan adalah waktu
Menunggu (waiting) sebesar 90%. Penerapan prinsip Lean Manufacturing terbukti
dapat meningkatkan efisiensi dan menjadi solusi dalam meminimalkan pemborosan
produksi, khususnya pada aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah.
Kata kunci: Lean Manufacturing, Efisiensi, Pemborosan, MCE, Galangan Kapal

The shipyard industry in Sabang holds great potential to support the national maritime sector but still faces challenges related to low production efficiency and high levels of waste. This study aims to analyze the application of Lean Manufacturing principles in improving efficiency and reducing waste at PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Persero Sabang. The research questions focus on how Lean Manufacturing is implemented and what types of waste occur most frequently in the shipyard industry. This research uses a descriptive quantitative approach with data collected through observation, interviews, questionnaires, and time measurements. The results show that production activities are dominated by value-added activities, with a total VAT time of 171 hours and NVAT time of 84 hours. The Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE) score of 67.06% indicates fairly good efficiency, although there is room for improvement. The most dominant type of waste is waiting time 90%. The application of Lean Manufacturing has proven effective in increasing production efficiency and serves as a solution to minimize waste, particularly in non-value-added activities. Keywords: Lean Manufacturing, Production Efficiency, Waste, MCE, Shipyard

Citation



    SERVICES DESK