KAJIAN SOSIAL DAN EKONOMI NELAYAN PANCING GURITA DI GAMPONG LAMTEUNGOH, PEUKAN BADA, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN SOSIAL DAN EKONOMI NELAYAN PANCING GURITA DI GAMPONG LAMTEUNGOH, PEUKAN BADA, ACEH BESAR


Pengarang

KHAIRATUN SAFRITA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Alvi Rahmah - 198805082015042002 - Dosen Pembimbing I
Nurhayati - 195911221987022001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111103010085

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini di latar belakangi oleh permasalahan menurunnya hasil tangkapan nelayan pancing gurita di Gampong Lamteungoh, Peukan Bada, Aceh Besar, yang dikhawatirkan berdampak terhadap kondisi sosial dan ekonomi nelayan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi sosial dan menganalisis keadaan ekonomi nelayan pancing gurita di lokasi tersebut. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2025 di Gampong Lamteungoh dengan menggunakan metode sensus terhadap seluruh nelayan pancing gurita sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara menggunakan kuesioner, serta dokumentasi lapangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif untuk kondisi sosial dan analisis pendapatan untuk kondisi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 97% nelayan berada dalam kategori kesejahteraan sosial tinggi berdasarkan indikator seperti kepemilikan rumah, akses terhadap pendidikan, dan fasilitas dasar. Namun secara ekonomi, meskipun pendapatan tahunan rata-rata nelayan mencapai ±Rp. 22.912.384 atau sekitar ±Rp. 1.909.365 per bulan, angka ini belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga berdasarkan standar kelayakan hidup. Temuan ini menunjukkan adanya ketimpangan antara kondisi sosial yang relatif baik dengan ketahanan ekonomi yang belum stabil. Implikasi dari hasil penelitian ini menegaskan pentingnya adanya intervensi dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi dan diversifikasi mata pencaharian untuk memperkuat kapasitas ekonomi nelayan.
Kata Kunci : Kesejahteraan Nelayan, Lamteungoh, Pancing Gurita, Sosial dan Ekonomi.

This study was motivated by the declining catch of octopus fishermen in Gampong Lamteungoh, Peukan Bada, Aceh Besar, which is feared to have an impact on the social and economic conditions of fishermen. The purpose of this study is to describe the social conditions and analyze the economic situation of octopus fishermen in that location. The study was conducted in April 2025 in Gampong Lamteungoh using a census method targeting all 30 octopus fishermen. Data collection techniques included observation, interviews using questionnaires, and field documentation. The data obtained were analyzed using descriptive methods for social conditions and income analysis for economic conditions. The results of the study show that 97% of fishermen are in the high social welfare category based on indicators such as home ownership, access to education, and basic facilities. However, economically, although the average annual income of fishermen reaches ± Rp 22.912.384 or around ± Rp 1.909.365 per month, this figure is still insufficient to meet basic household needs based on living standards. These findings indicate a disparity between relatively good social conditions and unstable economic resilience. The implications of these research results emphasize the importance of interventions in the form of economic empowerment programs and livelihood diversification to strengthen fishermen's economic capacity. Keywords: Fishermen's Welfare, Lamteungoh, Octopus Fishing, Social and Economic.

Citation



    SERVICES DESK