PENGARUH KEPEMIMPINAN SOSIAL DAN BUDAYA SEKOLAH DALAM MEMOTIVASI GURU PEDULI LINGKUNGAN PADA SMA NEGERI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    DISSERTATION

PENGARUH KEPEMIMPINAN SOSIAL DAN BUDAYA SEKOLAH DALAM MEMOTIVASI GURU PEDULI LINGKUNGAN PADA SMA NEGERI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Nilawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Husaini - 196012311986031032 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Aulia - 198409042012121002 - Dosen Pembimbing II
Murniati AR - 196005071986022001 - Dosen Pembimbing III
Rusli Yusuf - 195702101985031004 - Penguji
Sofyan - 196008121986031002 - Penguji
Hizir - 196805311993031003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2009300050004

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pendidikan IPS (S3) / PDDIKTI : 87001

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kehidupan manusia selalu terikat dengan lingkungannya, karena manusia
berkembang sesuai dengan lingkungan tempat ia berada, alam dan lingkungan hidup
menjadi tempat tinggal dan hidup manusia. Kondisi lingkungan akan berpengaruh
langsung terhadap kondisi manusia, karena itu sudah selayaknya kita menjaga bumi
satu-satunya ini dari kerusakan lingkungan, sehingga lingkungan hidup berfungsi
sebagai daya dukung kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh variabel kepemimpinan sosial kepala sekolah dan variabel budaya sekolah
berbasis lingkungan terhadap peningkatan motivasi guru peduli lingkungan serta
menemukan model pengembangan motivasi guru peduli lingkungan di SMA Negeri
Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixmethod dengan
metode survei dan, melibatkan 112 guru sebagai responden. data dikumpulkan
melalui kuesioner dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kepemimpinan sosial berpengaruh dalam memotivasi guru
peduli lingkungan melalui penguatan budaya sekolah berbasis lingkungan. Integrasi
nilai keberlanjutan dalam praktik kepemimpinan sosial kepala sekolah menjadi
inovasi utama. Kepala sekolah dapat melibatkan guru dalam pengambilan keputusan
terkait isu lingkungan, mengikuti pelatihan khusus, dan mengembangkan visi sekolah
yang mencerminkan komitmen terhadap keberlanjutan. Temuan ini dapat menjadi
dasar bagi kebijakan pendidikan di Aceh untuk mendorong keberlanjutan

Human life is always closely tied to its environment, as people develop in accordance with the surroundings in which they live. Nature and the environment serve as both a place to live and a source of life for humans. Environmental conditions directly affect human conditions; therefore, it is only right that we protect this one and only Earth from environmental degradation, so that the environment can continue to serve as the foundation of life. This study aims to analyze the influence of the school principal's social leadership and environmentally-based school culture on increasing teachers’ motivation to care about the environment, as well as to develop a model for enhancing environmental awareness among teachers in public senior high schools (SMA Negeri) in Banda Aceh. The research uses a mixed-method approach with a survey method and involves 112 teachers as respondents. Data were collected through questionnaires and in-depth interviews, then analyzed accordingly. The results show that social leadership has a significant influence on motivating teachers to care about the environment by strengthening an environmentally-based school culture. The integration of sustainability values into the principal's social leadership practices emerges as a key innovation. School principals can involve teachers in decision-making related to environmental issues, participate in specialized training, and develop a school vision that reflects a commitment to sustainability.These findings may serve as a basis for educational policy in Aceh to promote sustainability.

Citation



    SERVICES DESK