ANALISIS SERANGAN DEAUTHENTICATION PADA JARINGAN WI-FI WPA2 DAN WPA3 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS SERANGAN DEAUTHENTICATION PADA JARINGAN WI-FI WPA2 DAN WPA3


Pengarang

Muhazar - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Teuku Yuliar Arif - 197307031999031003 - Dosen Pembimbing I
Yudha Nurdin - 197910012010121002 - Dosen Pembimbing II
Ir. Hubbul Walidainy, S.T., M.T., IPM. ASEAN Eng - - - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2104111010058

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Komputer (S1) / PDDIKTI : 56202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : .,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak – Perkembangan teknologi Wi-Fi tak hanya membawa kemajuan
signifikan dalam konektivitas nirkabel, namun juga menghadirkan tantangan
keamanan yang kompleks. Keamanan jaringan Wi-Fi terus berkembang untuk
menghadapi berbagai ancaman siber. Oleh karena itu pengembangan standar
keamanan jaringan Wi-Fi penting untuk keamanan dalam desain protokol nirkabel.
Penelitian ini akan membandingkan kerentanan protokol WPA2 dengan WPA3
terhadap serangan deauthentication. Sebuah ancaman yang dapat mengganggu
konektivitas dan membuka celah bagi eksploitasi lebih lanjut. Penelitian dilakukan
melalui pendekatan eksperimental melalui simulasi serangan dengan jumlah yang
bervariasi untuk kedua tipe keamanan. Menggunakan aircrack-ng dan analisis lalu
lintas jaringan dengan Wireshark untuk membandingkan tingkat ketahanan kedua
protokol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WPA2 yang belum menerapkan
Protected Management Frames (PMF) secara default rentan terhadap serangan
deauthentication. Sebaliknya, WPA3 yang mengaktifkan PMF secara bawaan
menunjukkan perlindungan yang lebih kuat. Temuan ini memperkuat urgensi
transisi ke protokol keamanan terbaru serta pentingnya konfigurasi yang tepat untuk
meningkatkan ketahanan jaringan Wi-Fi dari gangguan autentikasi. Penelitian ini
diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan solusi keamanan Wi-Fi yang
lebih tangguh di masa depan.

Abstract - The development of Wi-Fi technology not only brings significant advances in wireless connectivity, but also presents complex security challenges. Wi-Fi network security is constantly evolving to deal with various cyber threats. Therefore, the development of Wi-Fi network security standards is important for security in wireless protocol design. This study will compare the vulnerability of the WPA2 and WPA3 protocols to deauthentication attacks. A threat that can disrupt connectivity and open up loopholes for further exploitation. The study was conducted through an experimental approach through simulation of attacks with varying numbers for both types of security. Using aircrack-ng and network traffic analysis with Wireshark to compare the level of resilience of the two protocols. The results of the study show that WPA2 which has not implemented Protected Management Frames (PMF) by default is vulnerable to deauthentication attacks. In contrast, WPA3 which enables PMF by default shows stronger protection. These findings reinforce the urgency of the transition to the latest security protocols and the importance of proper configuration to increase the resilience of Wi-Fi networks from authentication disruptions. This research is expected to contribute to the development of more robust Wi-Fi security solutions in the future.

Citation



    SERVICES DESK