PERBANDINGAN ASPEK KLINIS PEMBERIAN TOPIKAL CLOTRIMAZOLE 1% KRIM DAN NATAMYCIN 5% TETES PADA TERAPI OTOMIKOSIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PERBANDINGAN ASPEK KLINIS PEMBERIAN TOPIKAL CLOTRIMAZOLE 1% KRIM DAN NATAMYCIN 5% TETES PADA TERAPI OTOMIKOSIS


Pengarang

Suci Rahmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

198109182014042001 dr. Dina Alia, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.K.(K).,Ph.D - - - Dosen Pembimbing II
Azwar - 196605031997021002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2107601070002

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Kesehatan THT-KL / PDDIKTI : 11705

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar Belakang: Otomikosis merupakan infeksi jamur superfisial dari liang telinga yang sering dijumpai. Pengobatan otomikosis membutuhkan perawatan yang lama dan angka kekambuhan tinggi dan tetap menjadi tantangan bagi pasien dan dokter. Tujuan: Membandingkan aspek klinis pemberian Clotrimazole 1% krim dengan Natamycin 5% tetes pada terapi oromikosis di Poli THT-BKL RSUDZA Banda Aceh Metode: Penelitian analitik komparatif numerik tidak berpasangan dengan desain parallel trial yang dilaksanakan di Poli THT-BKL RSUDZA pada bulan November 2024 - Januari 2025. Sampel penelitian adalah 30 pasien otomikosis. Penegakan diagnosis otomikosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Subjek terdiri dari 2 kelompok terapi yaitu kelompok Clotrimazole 1% krim dan Natamycin 5% tetes, dilakukan evaluasi gejala klinis (nyeri, gatal dan telinga penuh) serta tanda klinis (kondisi liang telinga, sekret dan hifa/spora) pada hari ke-7 dan 14. Subjek diberi terapi lanjutan berupa aplikasi ulang Clotrimazole 1% dan Natamycin 5%, sebelumnya dilakukan ear toilet untuk evaluasi. Uji statistik dilakukan menggunakan Mann Whitney test dan Fisher's Exact test. Hasil: Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan diamati pada skor median otalgia sebelum dan sesudah pengobatan untuk Clotrimazole dan Natamycin (p = 0,825). Selain itu, tidak ada perbedaan yang signifikan ditemukan pada skor gatal untuk Clotrimazole dan Natamycin (p=0,006), serta pada skor penyumbatan untuk Clotrimazole dan Natamycin (p=0,016) pada kedua kelompok perlakuan. Penurunan yang signifikan dalam jumlah pasien yang melaporkan keluarnya cairan dari telinga (p=0.256), sekret (p = 1,0) dan hifa/spora (p = 1,0) diamati sebelum dan sesudah pengobatan dengan Clotrimazole dan Natamycin walaupun tidak ada perbedaan yang bermakna. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan aspek klinis pada pemberian topikal Clotrimazole 1% krim dan Natamycin 5% tetes pada pasien otomikosis.
Kata kunci: Otomikosis, Natamycin 5% tetes, Clotrimazole 1% krim, obat anti jamur, aspek klinis

Background: Otomycosis is a common superficial fungal infection of the ear canal. Treatment of otomycosis requires prolonged treatment and high recurrence rates and remains a challenge for patients and clinicians. Objective: To compare the clinical aspects of Clotrimazole 1% cream with Natamycin 5% drops in the treatment of otomycosis ENT Polyclinic RSUDZA Banda Aceh Methods: An unpaired numerical comparative analytic study with a parallel trial design conducted at the ENT Polyclinic of RSUDZA in November 2024 - January 2025. The study sample was 30 patients with otomycosis. Diagnosis of otomycosis was based on history taking and physical examination. Subjects consisted of 2 therapy groups, namely Clotrimazole 1% cream and Natamycin 5% drops. Clinical symptoms (pain, itching and ear fullness) and clinical signs (ear canal condition, secretions and hyphae/spores) were evaluated on days 7 and 14. Subjects were given follow-up therapy in the form of reapplication of Clotrimazole 1% and Natamycin 5%, previously an ear toilet was performed for evaluation. Statistical tests were performed using Mann Whitney test and Fisher's Exact test. Results: No significant difference was observed in the median otalgia score before and after treatment for Clotrimazole and Natamycin (p=0.825). In addition, no significant difference was found in itching scores for Clotrimazole and Natamycin (p=0.006), as well as in blockage scores for Clotrimazole and Natamycin (p=0.016) in both treatment groups. A significant reduction in the number of patients reporting ear discharge (p=0.256), secretions (p=1.0) and hyphae/spores (p=1.0) was observed before and after treatment with Clotrimazole and Natamycin although there was no significant difference. Conclusion: There is no difference in the clinical aspects of topical application of Clotrimazole 1% cream and Natamycin 5% drops in patients with otomycosis. Keywords: Otomycosis, Natamycin 5% drops, Clotrimazole 1% cream, anti fungal therapy, clinical aspects

Citation



    SERVICES DESK