NETRALISASI AIR ASAM TAMBANG DENGAN MELALUI INTEGRASI FITOREMEDIASI DRAINASE SIMULASI DAN PENGUJIAN LAPISAN JALAN HAULING BERBASIS FLY ASH BOTTOM ASH MENGGUNAKAN TUMBUHAN MELATI AIR (ECHINODORUS PALEAFOLIUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

NETRALISASI AIR ASAM TAMBANG DENGAN MELALUI INTEGRASI FITOREMEDIASI DRAINASE SIMULASI DAN PENGUJIAN LAPISAN JALAN HAULING BERBASIS FLY ASH BOTTOM ASH MENGGUNAKAN TUMBUHAN MELATI AIR (ECHINODORUS PALEAFOLIUS)


Pengarang

Ilham Bielhaq Marican - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Febi Mutia - 198702042019032011 - Dosen Pembimbing I
Izzan Nur Aslam - 199008232020121015 - Dosen Pembimbing II
Nurul Aflah - 198308162012122002 - Penguji
Moehammad Ediyan Raza Karmel - 198902262019031006 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2104108010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Air asam tambang merupakan salah satu masalah yang terjadi di lingkungan air akibat aktivitas pertambangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas integrasi lapisan jalan hauling tambang berbasis fly ash bottom ash (FABA) dan fitoremediasi menggunakan tumbuhan melati air (Echinodorus paleafolius) dalam menetralkan air asam tambang. Metode yang digunakan meliputi simulasi aliran air asam tambang melalui empat variasi komposisi lapisan jalan hauling (sirtu, napal, FABA, dan semen) serta uji fitoremediasi selama 9 hari. Parameter yang diukur adalah perubahan pH, kadar logam besi (Fe), dan mangan (Mn). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapisan jalan hauling dengan FABA mampu meningkatkan pH air asam dari 3,4 menjadi 7,4–9,7. Proses fitoremediasi menggunakan melati air lebih lanjut menurunkan kadar Fe dan Mn hingga mendekati standar baku mutu, serta menstabilkan pH pada kisaran 6,6–6,9. Integrasi lapisan jalan hauling berbasis FABA dan fitoremediasi melati air merupakan solusi berkelanjutan yang direkomendasikan untuk pengelolaan air asam tambang, dengan potensi implementasi skala lapangan setelah optimasi lebih lanjut.

Kata Kunci: Air Asam Tambang, FABA, Jalan Hauling Tambang, Fitoremediasi, Melati Air

Acid mine drainage is one of the problems that occur in the water environment due to mining activities. This study aims to evaluate the effectiveness of the integration of fly ash bottom ash (FABA)-based mine hauling road layers and phytoremediation using water jasmine plants (Echinodorus paleafolius) in neutralizing acid mine drainage. The methods used include simulation of acid mine drainage flow through four variations of hauling road layer composition (sirtu, napal, FABA, and cement) and phytoremediation tests for 9 days. The parameters measured were changes in pH, iron (Fe), and manganese (Mn) levels. The results showed that the hauling road layer with FABA was able to increase the pH of acid water from 3.4 to 7.4–9.7. The phytoremediation process using water jasmine further reduced Fe and Mn levels to near the quality standard, and stabilized the pH in the range of 6.6–6.9. The integration of FABA-based hauling road layers and water jasmine phytoremediation is a recommended sustainable solution for acid mine drainage management, with the potential for field-scale implementation after further optimization. Keywords: Acid Mine Water, FABA, Mine Haul Road, Phytoremediation, Jasmine Water

Citation



    SERVICES DESK