Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
PERBANDINGAN BIAYA PEMBUATAN JALAN HAULING TAMBANG KONVENSIONAL DAN BERBASIS …
Faisal Fanonta
Jalan Hauling Tambang merupakan jalan yang terdapat pada area pertambangan atau area proyek yang digunakan dan dilalui oleh alat pemindah tanah mekanis dan unit penunjang lainnya dalam kegiatan pengangkutan bahan galian tambang dan kegiatan penunjang pertambangan PT Agrabudi Jasa Bersama. Jalan hauling tambang sangatlah penting agar segala mobilisasi alat maupun material yang digunakan dapat termobilisasi dengan baik dan menjadi hal yang sangat vital dalam proses pertambangan. Pad…
- Fakultas Teknik Pertambangan, Banda Aceh - 2025
- Baca Selengkapnya
NETRALISASI AIR ASAM TAMBANG DENGAN MELALUI INTEGRASI FITOREMEDIASI DRAINASE …
Ilham Bielhaq Marican
Air asam tambang merupakan salah satu masalah yang terjadi di lingkungan air akibat aktivitas pertambangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas integrasi lapisan jalan hauling tambang berbasis fly ash bottom ash (FABA) dan fitoremediasi menggunakan tumbuhan melati air (Echinodorus paleafolius) dalam menetralkan air asam tambang. Metode yang digunakan meliputi simulasi aliran air asam tambang melalui empat variasi komposisi lapisan jalan hauling (sirtu, napal, FABA, dan semen) se…
- Fakultas Teknik, Banda Aceh - 2025
- Baca Selengkapnya
ANALISIS DAN PERBANDINGAN DAYA DUKUNG JALAN TAMBANG KONVENSIONAL DI PT AGRABU…
RAMA AYUNI
Penelitian ini menganalisis daya dukung jalan tambang konvensional dan membandingkannya dengan jalan berbahan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai alternatif material perkerasan. Permasalahan jalan tambang konvensional terletak pada instabilitas dan sensitivitas terhadap air yang menyebabkan degradasi kualitas dan daya dukung jalan. Penelitian dilakukan di lokasi tambang batubara PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB) dan tambang mineral KSU Tiega Manggis, dengan pembanding jalan FABA PT Bara Energi…
- Fakultas Teknik Pertambangan, Banda Aceh - 2025
- Baca Selengkapnya
IMPLEMENTASI DEEP LEARNING BERBASIS SEGMENT ANYTHING MODEL 2.1 UNTUK ANALISIS…
MUHAMMAD SURYA PERDANA
Optimalisasi fragmentasi batuan pasca peledakan sangat penting untuk meningkatkan efisiensi operasi tambang. Metode evaluasi fragmentasi saat ini sering menghadapi kendala terkait akurasi dan efisiensi analisis citra lapangan yang kompleks. Penelitian ini memperkenalkan pendekatan baru menggunakan Segment Anything Model (SAM) 2.1 berbasis deep learning untuk mensegmentasi dan menganalisis distribusi ukuran fragmen (PSD) batuan secara otomatis dari citra drone. Penelitian dilakukan di Martabe …
- Fakultas Teknik Pertambangan, Banda Aceh - 2025
- Baca Selengkapnya
ANALISIS DAN PERBANDINGAN DAYA DUKUNG JALAN TAMBANG KONVENSIONAL DAN JALAN TA…
Natasya Aulia Putri
Batubara masih menjadi komoditas unggulan, sementara jalan tambang berperan krusial sebagai penghubung di area pertambangan. Desain dan konstruksi jalan tambang yang tidak optimal dapat menurunkan kinerja alat angkut, meningkatkan biaya operasional, serta meningkatkan risiko keselamatan kerja. Salah satu inovasi dalam konstruksi jalan tambang adalah pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), limbah padat dari pembakaran batubara di PLTU, yang volumenya diperkirakan mencapai 15,3 juta ton pada…
- Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala, Banda Aceh - 2025
- Baca Selengkapnya
ANALISIS KESTABILAN LERENG HIGHWALL DI PT BARA ENERGI LESTARI MENGGUNAKAN MET…
M. RIZKY
Keterdapatan air tanah menyebabkan terganggunya kestabilan lereng highwall pada PT Bara Energi Lestari yang menyebabkan terjadi kelongsoran. Alhasil, diperlukannya analisis kondisi pada lereng highwall tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Morgenstern-Price untuk mengetahui kondisi kestabilan lereng highwall berdasarkan nilai faktor keamanan (FK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kestabilan lereng highwall dalam bentuk nilai FK yang aman. Hasil penelitian menunjuk…
- Fakultas Teknik Pertambangan, Banda Aceh - 2025
- Baca Selengkapnya
OPTIMALISASI SISTEM REFUELING PADA CATERPILLAR 793 MENGGUNAKAN SIMULASI MONTE…
Gerissa Balqis Edrin
Terdapat beberapa permasalahan pada sistem refueling yang saat ini diterapkan di PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Hal tersebut adalah frekuensi refueling yang lebih dari satu kali dalam sehari; terdapat refueling yang melebihi expected time yaitu 17 menit; refueling dilakukan dengan tidak mengoptimalkan kapasitas tangki; dan refueling dilakukan ketika sisa bahan bakar di tangki haul truck masih lebih dari cukup untuk beroperasi. Permasalaham-permasalahan tersebut dapat mengurangi ready hours a…
- Fakultas Teknik Pertambangan, Banda Aceh - 2024
- Baca Selengkapnya
PERBANDINGAN SPLIT DESKTOP DAN SEGMENT ANYTHING MODEL ROCK FRAGMENTATION PADA…
Fathin Aliva
Peledakan merupakan salah satu metode penting dalam industri pertambangan untuk memecah batuan menjadi fragmen yang lebih kecil. Penelitian ini membandingkan dua metode analisis distribusi ukuran fragmentasi batuan, yaitu Split Desktop dan Segment Anything Model (SAM) Rock Fragmentation. Metode manual juga digunakan sebagai pembanding untuk menilai akurasi kedua perangkat lunak tersebut. Data diperoleh dari 200 sampel batuan dengan 10 foto model fragmentasi yang diambil dari berbagai sudut pa…
- Fakultas Teknik Pertambangan, Banda Aceh - 2024
- Baca Selengkapnya
ANALISIS AKUISISI TAMBANG NIKEL DARI BURSA EFEK INDONESIA MENGGUNAKAN METODE …
Afifah Adila
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan akuisisi tambang nikel PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) menggunakan metode relative valuation. Akuisisi ini dipertimbangkan mengingat potensi sinergi yang dapat meningkatkan nilai perusahaan pasca-merger. Penilaian dilakukan melalui estimasi nilai intrinsik, analisis rasio keuangan, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBMA memiliki nilai intrinsik yang lebih tinggi dibandingka…
- Fakultas Teknik, Banda Aceh - 2024
- Baca Selengkapnya
UJI PENGARUH TOTAL RESISTANCE, GRADE RESISTANCE, ROLLING RESISTANCE DAN KECEP…
Raihan Syakirah
Biaya bahan bakar memiliki persentase pengeluaran terbesar yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam melakukan kegiatan produksi. Konsumsi bahan bakar pada alat angkut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya geometri jalan angkut yang memberikan pengaruh melalui grade resistance, rolling resistance, dan total resistance. Kondisi jalan tambang yang tidak optimal dan kecepatan alat angkut yang tidak sesuai secara signifikan meningkatkan konsumsi bahan bakar pada alat angkut tambang. PT …
- Fakultas Teknik, Banda Aceh - 2024
- Baca Selengkapnya