Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PROSEDUR PELAYANAN PROGRAM ASURANSI KEMATIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) PADA PT. TASPEN (PERSERO) KANTOR CABANG BANDA ACEH
Pengarang
YUDI DWI NUGRAHA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1201002030023
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Keuangan dan Perbankan (D3) / PDDIKTI : 61406
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
657.73
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
BAB V
PENUTUP
Sebagai uraian akhir LKP ini, penulis akan menarik kesimpulan sesuai dengan
pembahasan yang penulis kemukakan pada bab-bab sebelumnya, dan memberikan
saran-saran yang mungkin bermanfaat bagi perusahaan.
5.1 Kesimpulan
Dari uraian bab-bab sebelumnya dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu :
1. Asuransi Kematian (Askem) adalah jenis asuransi yang memberikan
jaminan keuangan bagi peserta apabila isteri/suami/anak meninggal dunia
atau bagi ahli warisnya apabila peserta meninggal dunia.
2. PT TASPEN (PERSERO) telah menerapkan prosedur yang baik dalam
proses pengajuan klaim, antara satu bagian dengan bagian lain saling
berkaitan dan saling mengecek untuk memperoleh hasil yang sama dalam
setiap kegiatan, dan setiap bagian telah menjalankan fungsinya secara
baik.
3. PT TASPEN (PERSERO) Cabang Banda Aceh telah menerapkan
prosedur pembayaran klaim secara efektif, terlihat dari cepatnya
pelayanan yang diberikan, yaitu pembayaran dapat dilakukan pada hari
yang sama dengan saat pengajuan klaim.
81
4. Dalam transaksi pengeluaran kas Askem PT TASPEN (PERSERO)
menggunakan kwitansi yang disebut dengan Voucher. Voucher
Pengeluaran kas Askem ini merupakan bukti transksi yang digunakan
sebagai kwitansi sejumlah uang yang telah dibayarkan kepada peserta.
5. Prosedur pengeluaran kas melibatkan beberapa bagian yang ada pada PT
TASPEN (PERSERO). Hal ini dilakukan agar terciptanya internal kontrol
yang baik, dimana adanya pemisahan fungsi dan wewenang dari setiap
bagian yang terlibat dan adanya otorisasi pengeluaran kas dari pihak yang
berwenang.
5.2 Saran
Berdasarkan hasil pengamatan penulis, maka penulis menyarankan :
1. Membuka Kantor Cabang Pembantu atau Unit Layanan baru untuk
mempermudah dalam memberikan pelayanan bagi peserta yang berada di
daerah yang jarak tempuhnya sangat jauh.
2. Mengingat pentingnya KARIP dalam proses pengajuan klaim Askem,
sebaiknya PT TASPEN (PERSERO) memberikan penjelasan kepada
pensiunan, pada saat mengurus pensiun lebih baik menunggu dan
mengambil KARIP di Taspen, dari pada dikirim ke alamat pensiunan.
Sering kali kiriman KARIP tersebut tidak sampai dan KARIP
dikembalikan ke PT TASPEN (PERSERO).
Tidak Tersedia Deskripsi
PROGRAM LAYANAN KLAIM OTOMATIS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KEPADA PENERIMA PENSIUN PERTAMA PADA PT. TASPEN (PERSERO) BANDA ACEH (LOLYA ULHAQ, 2016)
PROSEDUR PENCATATAN PPH 23 ATAS SEWA DAN JASA PADA PT TASPEN (PERSERO) CABANG BANDA ACEH (Adiguna Darma, 2017)
PROSEDUR PERHITUNGAN, PEMUNGUTAN DAN PELAPORAN PPH PASAL 22 DAN PPN ATAS PENGADAAN SUPPLIES KOMPUTER PADA PT.TASPEN (PERSERO) KANTOR CABANG BANDA ACEH (Nazila Rahma, 2021)
PENGARUH PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN PT. TASPEN (PERSERO) CABANG BANDA ACEH (Cut Meurah Husna, 2024)
SISTEM INFORMASI DANA PENSIUN PEGAWAI NEGERI PADA PT. TASPEN (PERSERO) CABANG BANDA ACEH (RIZKA JUANDA, 2015)