PENGARUH PENCAMPURAN AKAR RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) TERHADAP NILAI PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENCAMPURAN AKAR RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) TERHADAP NILAI PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG


Pengarang

AHMAD MALAWI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Reza P Munirwan - 198406292006041002 - Dosen Pembimbing I
Hendra Gunawan - 197712112005011005 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2104101010116

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.151 363

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanah lempung memiliki karakteristik yang berubah-ubah dalam menahan beban,
sehingga sering menjadi kendala dalam proyek konstruksi. Kondisi ini berdampak
pada penurunan daya dukung dan kestabilan, khususnya berkaitan dengan
kestabilan lereng dan pengendalian erosi di daerah aliran sungai. Salah satu
pendekatan alami yang dapat digunakan untuk memperbaiki sifat tanah adalah
dengan memanfaatkan akar tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh pencampuran akar rumput gajah (Pennisetum purpureum) terhadap
parameter kuat geser tanah lempung, yaitu sudut geser (ϕ) dan kohesi (c). Variasi
kadar pencampuran akar yang digunakan adalah 0%, 0,1%, 0,3%, dan 0,5%,
dengan panjang akar 2 cm dan 3 cm. Uji geser langsung (direct shear test)
dilakukan untuk mengukur perubahan sifat mekanis tanah setelah pencampuran
akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencampuran akar rumput gajah
meningkatkan parameter kuat geser tanah. Sudut geser meningkat dari 8,42°
menjadi 12,56° pada pencampuran 0,3% akar dengan panjang 3 cm. Sementara itu,
kohesi meningkat dari 0,42 kg/cm² menjadi 0,62 kg/cm² pada pencampuran 0,5%
akar dengan panjang 3 cm. Analisis statistik menunjukkan korelasi yang kuat antara
kadar akar dengan peningkatan sudut geser dan kohesi tanah. Kesimpulannya,
pencampuran akar rumput gajah dapat menjadi pendekatan alami yang efektif
dalam meningkatkan kestabilan tanah lempung.

Clay soil exhibits variable characteristics in bearing loads, often posing challenges in construction projects. This condition affects bearing capacity and overall stability, particularly in relation to slope stability and erosion control in river basin areas. One natural approach to improve soil properties involves the use of plant roots. This study aims to analyze the effect of mixing elephant grass roots (Pennisetum purpureum) on the shear strength parameters of clay soil, namely the internal friction angle (ϕ) and cohesion (c). The root mixture variations used were 0%, 0.1%, 0.3%, and 0.5%, with root lengths of 2 cm and 3 cm. The direct shear test was conducted to measure changes in the mechanical properties of the soil after mixing with roots. The results showed that the addition of elephant grass roots increased the soil's shear strength parameters. The internal friction angle increased from 8.42° to 12.56° at a 0.3% root mixture with a length of 3 cm, while cohesion increased from 0.42 kg/cm² to 0.62 kg/cm² at a 0.5% mixture with the same root length. Statistical analysis indicated a strong correlation between root content and the improvement of friction angle and cohesion. In conclusion, the incorporation of elephant grass roots is an effective natural approach to enhance the stability of clay soil.

Citation



    SERVICES DESK