Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PENGUJIAN PEMADATAN TANAH ENDAPAN PASCA BANJIR BANDANG DI KABUPATEN ACEH TAMIANG

IKHWAL YASA MAHANGGA UJUNG

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisis dan perilaku pemadatan tanah endapan pasca banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai dasar penilaian potensi pemanfaatannya sebagai material timbunan dan tanah dasar konstruksi. Pengujian dilakukan terhadap enam sampel tanah terganggu yang diambil dari tiga kecamatan, yaitu Karang Baru, Kuala Simpang, dan Kejuruan Muda. Analisis laboratorium meliputi pengujian kadar air, berat jenis, batas Atterberg, analisis sar…

ANALISIS STABILITAS LERENG TERHADAP PERUBAHAN POLA CURAH HUJAN DI KAWASAN BEN…

THAARIQ ZIAD MARDHATILLAH

Longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, terutama pada daerah dengan topografi yang curam dan curah hujan tinggi. Pada bulan Mei 2025 terjadi kelongsoran di kawasan Bendungan Rajui yang terletak di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Aceh. Melihat dari peningkatan intensitas curah hujan dalam beberapa tahun terakhir, maka diperlukan analisis stabilitas lereng terhadap perubahan pola curah hujan, untuk mengidentifikasi potensi resiko terjadi longsor pada lereng la…

PENGUJIAN PEMADATAN TANAH ENDAPAN PASCA BANJIR BANDANG DI KABUPATEN BIREUEN

Muhammad Daffa Kurniawan

Peristiwa banjir bandang di Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025 menghasilkan endapan material yang berpotensi dimanfaatkan untuk bahan konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi sifat fisis tanah serta menentukan nilai Optimum Moisture Content (OMC) dan Maximum Dry Density (MDD). Sampel tanah terganggu diambil dari enam titik yang tersebar di tiga kecamatan (Pante Baro Kumbang, Keureumbok, Lueng Daneuen, Cot Ara, Meunasah Pulo, dan Gampong Garot). Pengujian laboratoriu…

  • Fak. Teknik Universitas Syiah Kuala Diploma III, Banda Aceh - 2026
  • Baca Selengkapnya

PENGUJIAN SIFAT-SIFAT FISIS TANAH ENDAPAN PASCA BANJIR BANDANG DI KABUPATEN B…

M. AL KAUSAR

Banjir bandang merupakan bencana yang dapat mengubah karakteristik tanah akibat proses pengangkutan dan pengendapan sedimen. Tanah endapan pasca banjir perlu diuji untuk mengetahui sifat fisisnya sebagai dasar dalam menentukan potensi pemanfaatannya di bidang konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat fisis tanah endapan pasca banjir bandang di Kabupaten Bireuen serta mengklasifikasikan tanah berdasarkan sistem Unified Soil Classification System (USCS) dan American Asso…

PENGUJIAN SIFAT-SIFAT FISIS TANAH ENDAPAN PASCA BANJIR BANDANG DI KABUPATEN P…

M.Firdaus Ariansyah

Banjir bandang mengubah karakteristik tanah akibat pengangkutan dan pengendapan sedimen secara masif. Tanah endapan pasca banjir ini perlu diuji sifat fisisnya sebagai dasar penentuan kelayakan pada bidang konstruksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui sifat fisis, menganalisis parameter gradasi ($C_u$ dan $C_c$) serta kesesuaian literatur, dan mengklasifikasikan jenis tanah di Kabupaten Pidie Jaya berdasarkan Unified Soil Classification System (USCS) dan American Association of State Highwa…

PENGUJIAN PEMADATAN TANAH ENDAPAN PASCA BANJIR BANDANG DI KABUPATEN PIDIE JAYA

TEUKU FADLAN RAMADHANA

Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya pada akhir November 2025 menyebabkan terbentuknya endapan material yang berpotensi dimanfaatkan sebagai material konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik tanah berdasarkan sifat fisis serta menentukan kadar air optimum (Optimum Moisture Content/OMC) dan berat isi kering maksimum (Maximum Dry Density/MDD). Sampel tanah terganggu diambil dari enam titik pada tiga kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya, yaitu Desa Be…

ANALISIS NUMERIK STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN SHEET PILE PADA KAWASAN B…

RIO PAMBUDI

Stabilitas lereng merupakan aspek krusial dalam perencanaan infrastruktur bendungan. Kawasan Bendungan Rajui di Kabupaten Pidie yang berada pada koordinat 5°24'32.8"N dan 95°48'45.2"E memiliki lereng yang didominasi tanah berbutir halus dengan klasifikasi A-7-5 (18) menurut AASHTO atau ML menurut USCS, karakteristik tanah tersebut menyebabkan lereng sensitif terhadap infiltrasi air hujan yang dapat memicu terjadinya kelongsoran. Penelitian sebelumnya mengindikasikan lereng berada pada kondi…

MODEL PERMUKIMAN KAWASAN PERKOTAAN DALAM MENGHADAPI BAHAYA TSUNAMI

Widya Soviana

Kota umumnya terbentuk pada wilayah pesisir sebagai pusat konsentrasi pertukaran barang dan jasa. Ketertarikan terhadap wilayah konsentrasi menyebabkan permukiman di wilayah pesisir menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah di belakangnya. Padahal wilayah pesisir tidak terlepas dari ancaman bahaya yang berasal dari laut seperti tsunami, abrasi dan angin puting beliung. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah model permukiman wilayah pesisir yang dihadapkan oleh potensi bencana ts…

  • Program Studi Doktor Ilmu Teknik Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh - 2026
  • Baca Selengkapnya

STABILISASI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF MENGGUNAKAN POLIMER XANTHAN GUM TERHADAP …

SANDRA NABILA PUTRI

Tanah lempung ekspansif merupakan jenis tanah yang mengalami perubahan volume signifikan akibat variasi kadar air, sehingga berpotensi menyebabkan masalah geoteknik seperti keretakan, penurunan pondasi, dan kerusakan infrastruktur. Untuk meningkatkan stabilitas tanah tersebut, diperlukan metode perbaikan yang efektif dan ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan Xanthan Gum (XG), biopolimer hasil fermentasi bakteri Xanthomonas Campestris, sebagai bahan alternatif pengganti semen atau kapur…

ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN BIOPOLIMER XANTHAN GUM TERHADAP PARAMETER RNKUAT…

NAYLA SAFA ZAYYAN

Perkembangan teknologi dalam bidang geoteknik menuntut adanya inovasi metode stabilisasi tanah, khususnya pada tanah lanau yang umumnya memiliki daya dukung rendah, kompresibilitas tinggi, serta sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan kadar air. Kondisi tersebut menyebabkan tanah lanau sering menimbulkan permasalahan dalam konstruksi, seperti penurunan, deformasi, hingga potensi keruntuhan. Selama ini, metode stabilisasi tanah banyak menggunakan semen, namun penggunaannya berpotensi menim…




    SERVICES DESK