Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PERAN ULAMA DALAM PENANGGULANGAN PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN BIREUEN
Pengarang
Fuad - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Hamdani M. Syam - 197808162008011012 - Dosen Pembimbing I
Nishi Yoshimi - - - Dosen Pembimbing II
Muhammad Saleh - 196108191989031003 - Penguji
Taqwaddin - 196311111988111002 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1809200140007
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : PROG. STUDI MAGISTER ILMU KEBENCANAAN., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Indonesia menyatakan kondisi pandemi Covid-19 sebagai bencana nonalam yaitu berupa wabah penyakit. Pada awal tahun 2020 hingga tahun 2021, Kabupaten Bireuen merupakan salah satu daerah di Provinsi Aceh dengan kenaikan kasus positif yang signifikan. Perilaku masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan menjadi penyebab masyarakat semakin terpapar bahaya Covid-19. Upaya efektif dalam meningkatkan kesadaran secara kolektif dalam merespon bahaya wabah ini sangat dibutuhkan. Salah satu element yang bisa terlibat dalam membangun kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat adalah ulama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ulama dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan pada MPU Kabupaten Bireuen. Data dikumpulkan melalui FGD dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian disajikan dan diberikan pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran ulama sangat dibutuhkan dalam membentuk persepsi risiko masyarakat terkait bahaya Covid-19. Ulama menjadi komunikator, motivator, role model islami (pedoman), dan advisor (penasehat) bagi masyarakat serta pemerintah dalam proses pengambilan kebijakan dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19. Dakwah Islamiyah dimanfaatkan ulama untuk mensosialisasi pola hidup bersih dan sehat sesuai dengan syariat Islam kepada masyarakat. (2) Tantangan utama para ulama dalam membentuk persepsi risiko masyarakat terkait bahaya Covid-19 adalah, pertama, pemahaman masyarakat yang cenderung masih fatalistic. Kedua, informasi hoax terkait Covid-19 masih banyak dan bebas beredar di media-media yang secara cepat dapat langsung diakses oleh masyarakat.
Kata Kunci: Ulama, Pandemi, dan Covid-19
Tidak Tersedia Deskripsi
CAKUPAN IMUNISASI DASAR BAYI SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN (MARDHATILLAH, 2021)
EVALUASI PROGRAM PENANGGULANGAN KASUS RESISTENSI TERHADAP MDR-TB PADA PASIEN TB SAAT PANDEMI COVID-19 DI PROVINSI ACEH (Muhammad Isbandi Wijaya, 2024)
DETERMINAN PENERAPAN ETIKA BISNIS ISLAM PADA PELAKU USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN KOTA JUANG BIREUEN (RAMADHAN, 2023)
PERAN PEREMPUAN PEDAGANG KAKI LIMA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA SEBELUM DAN SEMASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA BANDA ACEH (FAISUL SIDDIQ, 2022)
HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG COVID-19 TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN SUPLEMEN KESEHATAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KAMPUNG GUNUNG BUKIT KABUPATEN ACEH TENGAH (DINA AYU LESTARI, 2022)