Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS IRRATIONAL BELIEF PADA MAHASISWA AKHIR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Pengarang
ALMUDSIRAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nurbaity - 198108202006042003 - Dosen Pembimbing I
Hetti Zuliani - 198406062010122005 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2006104030099
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
370.152
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Irrational belief sering terjadi pada mahasiswa akhir yang sedang menyelesaikan
studinya. Mahasiswa yang memiliki irrational belief cenderung akan merasa
khawatir dan cemas serta stress berlebihan yang berujung depresi serta akan
mengalami tantangan dalam masa akhir perkuliahan. Irrational belief berdampak
begitu besar pada mahasiswa yaitu tidak mampu mengatasi tantangan, mudah putus
asa, takut terhadap penilaian orang lain, tidak percaya diri, dan suka menunda
pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran irrational belief
pada mahasiswa akhir FKIP Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini
adalah seluruh mahasiswa akhir FKIP Universitas Syiah Kuala angkatan 2020 dan
2021. Dengan jumlah populasi 2.297 mahasiswa dan jumlah sampel penelitian ini
terdiri dari 341 mahasiswa yang diambil dengan menggunakan teknik pengambilan
sampel yaitu simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan
skala Irrational belief yang terdiri dari 38 item pernyataan, serta menggunakan
teknik analisis data berupa analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (41%)
Mahasiswa FKIP Universitas Syiah Kuala berada pada kategori irrational belief
tinggi. Berdasarkan angkatan, pada angkatan 2020 dominan mahasiswa berada pada
kategori rendah dan sangat rendah sebanyak (42%), Sedangkan pada angkatan 2021
dominan mahasiswa berada pada kategori tinggi dan sangat tinggi (42%).
Berdasarkan aspek, pada aspek demandingness dominan mahasiswa berada pada
kategori tinggi dan sangat tinggi (45%). Pada aspek awfulizing dominan mahasiswa
berada pada kategori sedang (58%). Pada aspek low frustations tolerance dominan
mahasiswa berada pada kategori sedang (79%). Sedangkan pada aspek Self downing
dominan mahasiswa berada pada kategori sedang (78%). Implikasi dari hasil ini
adalah banyaknya mahasiswa yang memiliki irrational belief tingkat tinggi
menunjukkan bahwa perlu perhatian dari pihak kampus, orang tua, keluarga, teman
dekat, dan orang sekitarnya untuk menangani masalah ini untuk membantu agar
mahasiswa akhir ini dapat menyelesaikan skripsi lebih tepat waktu.
Irrational beliefs often occur in final year students who are completing their studies. Students who have irrational beliefs tend to feel worried and anxious and excessive stress which leads to depression and will experience challenges in the final period of study. Irrational belief has a huge impact on students, namely not being able to overcome challenges, easily despair, fear of other people's judgment, lack of confidence, and like to delay work. This study aims to analyze the description of irrational beliefs in final students of FKIP Syiah Kuala University. This study uses a quantitative approach with descriptive research. The population of this study were all final students of FKIP Syiah Kuala University class of 2020 and 2021. With a population of 2,297 students and the number of samples of this study consisting of 341 students who were taken using a sampling technique, namely simple random sampling. Data collection techniques using Irrational belief scale consisting of 38 statement items, and using data analysis techniques in the form of descriptive analysis. The results showed (41%) of FKIP students at Syiah Kuala University were in the high irrational belief category. Based on class, in the class of 2020 the dominant students were in the low and very low categories (42%), while in the class of 2021 the dominant students were in the high and very high categories (42%). Based on aspects, in the demandingness aspect, the dominant students are in the high and very high categories (45%). In the awfulizing aspect, the dominant students are in the moderate category (58%). In the low frustrations tolerance aspect, the dominant students are in the moderate category (79%). While in the aspect of Self downing the dominant students are in the moderate category (78%). The implication of this result is that the number of students who have a high level of irrational belief shows that it needs attention from the campus, parents, family, close friends, and surrounding people to deal with this problem to help these final students complete the thesis more on time.
PENGARUH EMOTIONAL RESPONSE DAN COGNITIVE RESPONSETERHADAP WORD OF MOUTH INTENTION DENGANSATISFACTION SEBAGAI VARIABEL MEDIASIPADA MAHASISWAPENGGUNA INSTAGRAMDI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Intan Farahdiba, 2016)
PENGARUH PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DAN KARAKTER WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Lidiya Amna, 2021)
FAKTOR FAKTOR YANG MENDORONG MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BEKERJA PART-TIME (Lina Aprilia, 2020)
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN REGULASI EMOSI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (RISKA AMELIA, 2024)
GAMBARAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA MAHASISWA YANG BEKERJA (STUDI DESKRIPTIF PADA MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA) (hida yatul izzah, 2024)