Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS KOMPARATIF BIAYA PRODUKSI USAHA TANI KOPI INTENSIFIKASI DAN NON INTENSIFIKASI DI ACEH TENGAH
Pengarang
Adnan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
96120003
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 1999
Bahasa
Indonesia
No Classification
338.13
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kajian Usahatani kopi ini dilakukan di Kabupaten Aceh Tengah sebagai suatu area penghasil kopi utama di Daerah lstimewa Aceh Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan biaya produksi per kg usahatani kopi intensifikasi dan non intensifikasi serta perbedaan tingkat efisiensi dari kedua jenis usahatani kopi dimaksud.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung yang dituntun kuesioner, terhadap 200 orang responden di sembilan desa terpilih, yaitu: Desa Purwosari, Desa Pdk.Ulung, Desa Wih Tenang Uken, Desa Daling, Desa Tensaran, Desa Blang Gele, Desa Arul Kumer, Desa Wihni Durin, dan Desa Angkup. Model dualitas dalam hubungannya dengan biaya tak langsung dan fungsi produksi Cobb-Douglass telah digunakan dalam kajian ini. Selanjutnya model maksimisasi keuntungan berdasarkan analisis persaingan sumpurna untuk menentukan efisiensi usahatani kopi telah juga digunakan.
Temuan utama dari penelitian ini adalah bahwa luas areal, tenaga kerja, bibit, pupuk, pestisida, bibit pohon pelindung berpengaruh signifikan positif terhadap produksi kopi.
Temuan lainnya dari penelitian ini adalah biaya produksi per kg usahatani kopi intensifikasi lebih tinggi dibandingkan dengan usahatani kopi non intensifikasi. Kedua jenis usahatani kopi tersebut belum mencapai tingkat efisiensi usahatani, tetapi secara ekonomis usahatani kopi intensifikasi lebih efisien dari usahatani kopi non intensifikasi.
Implikasi usahatani kopi adalah intensifikasi merupakan alternatif terbaik untuk pengembangan usahatani kopi di Aceh Tengah untuk masa yang akan datang. Oleh karenanya penggunaan faktor-faktor produksi dioptimalkan dengan cara mensubstitusikan penggunaan faktor produksi tenaga kerja dengan peralatan pertanian moderen, peningkatan pendidikan usahatani bagi petani kopi, membenahi prasarana jalan dan penyediaan sarana produksi di tempat petani
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBEDAAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI DENGAN NON KELOMPOK TANI DALAM USAHA INTENSIFIKASI TANAMAN PALAWIJA DI DESA LAMBUNOT PAYA KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (DEDY ANWAR, 2021)
PENGARUH INTENSIFIKASI PERTANIAN TERHADAP KEUNTUNGAN USAHATANI PADI SAWAH PADA KELOMPOK TANI PEREMPUAN DI KECAMATAN PAYA BAKONG KABUPATEN ACEH UTARA (Fadhilah Mukminah, 2016)
ANALISIS PERENCANAAN PENENTUAN LOKASI KILANG KOPI DENGAN METODE PUSAT GRAFITY DI KECAMATAN ATU LINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH (MELISA, 2018)
ANALISIS RANTAI PASOKAN DENGAN PENDEKATAN PENYEDIAAN BAHAN BAKU (INVENTORI) PADA PENGOLAHAN KOPI ARABIKA DI KABUPATEN ACEH TENGAH (STUDI KASUS PADA CV. ORO COFFEE GAYO DAN KSU SARA ATE) (NAZIRATIL HUSNA, 2018)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN HARGA KOPI ARABIKA TERHADAP DAYA SAING DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Satria Yusiska, 2019)