KAJIAN ASPEK POLA PEMELIHARAAN SAPI POTONG DI KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

KAJIAN ASPEK POLA PEMELIHARAAN SAPI POTONG DI KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES


Pengarang

Riduan Pal - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hendra Koesmara - 198703052019031008 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2005004010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Budidaya Peternakan (D3) / PDDIKTI : 54433

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Budidaya Peternakan (D3)., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dosen perguruan tinggi lokal khususnya di lingkungan Universitas Syiah Kuala dalam melakukan kegiatan penelitian sehingga kelak dapat terampil secara mandiri dalam melakukan analisis terutama dibidang produksi ternak. Sedangkan tujuan khusus dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Kajian Aspek Pola Pemeliharaan Sapi Potong Di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Sehingga dengan adanya penelitian ini kita dapat mengetahui pola pemeliharaan sapi potong. Jika pola pemeliharaan yang peternak gunakan masih bersifat tradisional (ekstensif) maka akan diberikan penyuluhan tentang pola pemeliharaan yang intensif sehingga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup peternak dan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak khususnya. Penelitian bertempat di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Alasan peneliti mengadakan penelitian di Kecamatan Blangkejeren tersebut karena populasi ternak sapi potong di desa tersebut tergolong tinggi, bahan pakan untuk ternak sapi potong tersedia dalam jumlah besar dan didukung kondisi wilayah tersebut cocok untuk pengembangan ternak sapi potong. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah melakukan wawancara langsung kepada peternak dan memberikan kuisioner serta pelatihan. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah sistem pemberian pakan, air minum, sistem pemeliharaan dan sistem perkawinan yang digunakan peternak. Kemudian data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan teori. Kesimpulan bahwa Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa aspek teknis pemeliharaan sapi potong di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues belum sesuai dengan Pedoman Direktorat Jenderal Peternakan 2015. Manajemen pemeliharaan sapi potong di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues masih digolongkan dalam kategori rendah dengan nilai rata-rata 367,3 dan persentase 36,73%, masih di bawah standar.

SUMMARY This study aims to improve the ability of local university lecturers, especially in the Syiah Kuala University environment, in conducting research activities so that they can be skilled independently in conducting analysis, especially in the field of livestock production. While the specific purpose of this study is to find out how the Study of Beef Cattle Maintenance Pattern Aspects in Blangkejeren District, Gayo Lues Regency. So that with this study we can find out the pattern of beef cattle maintenance. If the maintenance pattern used by farmers is still traditional (extensive), then counseling will be given on intensive maintenance patterns so that it is expected to improve the standard of living of farmers and can improve the welfare of farmers in particular. The study took place in Blangkejeren District, Gayo Lues Regency. The reason researchers conducted research in Blangkejeren District was because the population of beef cattle in the village was relatively high, feed ingredients for beef cattle were available in large quantities and supported by the conditions of the area which were suitable for the development of beef cattle. The method used in the study was to conduct direct interviews with farmers and provide questionnaires and training. The variables observed in this study were the feeding system, drinking water, maintenance system and mating system used by farmers. Then the data obtained were analyzed descriptively and compared with the theory. The conclusion is that based on the results of the research that has been conducted, it shows that the technical aspects of beef cattle maintenance in Blangkejeren District, Gayo Lues Regency are not in accordance with the 2015 Directorate General of Animal Husbandry Guidelines. Beef cattle maintenance management in Blangkejeren District, Gayo Lues Regency is still classified in the low category with an average value of 367.3 and a percentage of 36.73%, still below standard.

Citation



    SERVICES DESK