WEARABLE SYSTEM PENDETEKSI STRESS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR MENGGUNAKAN METODE NASA TLX DAN REGRESI LOGISTIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

WEARABLE SYSTEM PENDETEKSI STRESS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR MENGGUNAKAN METODE NASA TLX DAN REGRESI LOGISTIK


Pengarang

Alfita Khairah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Iskandar - 197303041998021002 - Dosen Pembimbing I
Melinda - 197906102002122001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2104106010023

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Teknik Mesin dan Industri., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Stress merupakan salah satu respons fisiologis dan psikologis yang umum terjadi
ketika seseorang menghadapi tekanan atau tuntutan yang melebihi kemampuan
adaptasi mereka. Dalam konteks mahasiswa tingkat akhir, stress seringkali menjadi
masalah yang signifikan akibat tekanan akademik, seperti penyelesaian tugas akhir,
serta tuntutan untuk segera mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.Penelitian
ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tingkat stres di kalangan
mahasiswa tingkat akhir dengan mengintegrasikan data fisiologis dan psikologis.
Dalam studi ini, 30 mahasiswa diukur menggunakan wearable system untuk
mendapatkan data fisiologis, seperti detak jantung dan suhu tubuh, sementara
penilaian subjektif dilakukan melalui metode NASA-TLX untuk mengukur beban
kerja mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 19 dari 30 responden mengalami
tingkat stres yang signifikan, dengan faktor penyebab utama mencakup tekanan
akademik yang tinggi, ketidakpastian mengenai masa depan. Selain itu, analisis
regresi logistik yang diterapkan dalam penelitian ini berhasil mengembangkan
model prediktif yang menunjukkan akurasi mencapai 94% dalam mengidentifikasi
kondisi stres mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa metode ini cukup baik untuk
mendeteksi gejala stress pada mahasiswa tingkatan akhir.

Stress is a common physiological and psychological response that occurs when someone faces pressure or demands that exceed their adaptive abilities. In the context of final year students, stress often becomes a significant problem due to academic pressure, such as completing final assignments, as well as demands to immediately prepare to enter the world of work. This research aims to identify and analyze stress levels among final year students by integrating physiological and psychological data. In this study, 30 students were measured using a wearable system to obtain physiological data, such as heart rate and body temperature, while subjective assessments were carried out using the NASA-TLX method to measure mental workload. The research results showed that 19 out of 30 respondents experienced significant levels of stress, with the main causal factors including high academic pressure, close proximity to the future. In addition, the logistic regression analysis applied in this research succeeded in developing a predictive model which showed an accuracy of 94% in identifying students' stress conditions. This shows that this method is good enough to detect symptoms of stress in final year students.

Citation



    SERVICES DESK