PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI BOARDING SCHOOL DAN PONDOK PESANTREN MODERN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI BOARDING SCHOOL DAN PONDOK PESANTREN MODERN


Pengarang

Riska Wilda - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Maimun - 198104202010121003 - Dosen Pembimbing I
Yusrijal Abdar - 199203202021021101 - Dosen Pembimbing II
Ruslan - 197602032003121001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2006101010083

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pendidikan bertujuan mentransformasikan nilai-nilai masyarakat melalui kegiatan mendidik, mengajar, dan melatih. Pembelajaran yang efektif memerlukan peran aktif peserta didik dan pengelolaan kelas yang baik. Namun, sering kali pembelajaran didominasi oleh pendidik, menyebabkan pasifnya siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran PPKn di boarding school dan pesantren modern, serta menganalisis faktor pendorong dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan lokasi penelitian di Al Falah Abu Lam U, Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, dan Pondok Pesantren Modern Babun Najah, dengan informan 3 guru dan 3 murid dari masing-masing pesantren. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn di ketiga pesantren efektif, dengan kombinasi kurikulum pemerintah dan pesantren yang baik, serta penggunaan media pembelajaran interaktif. Kendala yang ditemukan adalah waktu terbatas dan sulitnya mengakses informasi, yang menghambat pemahaman siswa. Solusi yang disarankan meliputi pengembangan integrasi kurikulum, penggunaan media interaktif, pelatihan guru, penyesuaian jadwal, dan pemanfaatan platform digital. Pembelajaran PPKn efektif meskipun terkendala waktu dan akses informasi, sehingga perlu solusi agar siswa dapat menerapkan materi dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran PPKn di ketiga pesantren efektif, meskipun terkendala oleh waktu terbatas dan akses informasi. Solusi diperlukan agar siswa dapat memahami dan menerapkan materi dalam kehidupan sehari-hari. Disarankan agar pesantren terus mengembangkan integrasi kurikulum pemerintah dan internal, memperluas penggunaan media pembelajaran interaktif, memberikan pelatihan bagi guru, serta merancang jadwal fleksibel dan memanfaatkan platform digital untuk mengatasi hambatan dalam pembelajaran PPKn.

Kata Kunci: Pelaksanaan Pembelajaran, PPKn, Pesantren

Education aims to transform the values ​​of society through educating, teaching, and training activities. Effective learning requires the active role of students and good classroom management. However, learning is often dominated by educators, causing students to be passive. This study aims to describe the implementation of PPKn learning in boarding schools and modern Islamic boarding schools, and to analyze the driving and inhibiting factors. The method used is qualitative with the research location at Al Falah Abu Lam U, Ma'had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, and Modern Islamic Boarding School Babun Najah, with informants of 3 teachers and 3 students from each Islamic boarding school. Data were collected through interviews and documentation, then analyzed using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that PPKn learning in the three Islamic boarding schools was effective, with a combination of good government and Islamic boarding school curriculum, and the use of interactive learning media. The obstacles found were limited time and difficulty in accessing information, which hindered student understanding. Suggested solutions include developing curriculum integration, using interactive media, teacher training, adjusting schedules, and utilizing digital platforms. PPKn learning is effective despite time and access to information constraints, so solutions are needed so that students can apply the material in everyday life. The conclusion of this study is that PPKn learning in the three Islamic boarding schools is effective, despite being constrained by limited time and access to information. Solutions are needed so that students can understand and apply the material in everyday life. It is recommended that Islamic boarding schools continue to develop the integration of government and internal curricula, expand the use of interactive learning media, provide training for teachers, and design flexible schedules and utilize digital platforms to overcome obstacles in PPKn learning. Keywords: Learning Implementation, PPKn, Islamic Boarding Schools

Citation



    SERVICES DESK