UJI KINERJA DAN ANALISIS EKONOMI ALAT PANJAT PINANG (ARECA CATECHU L.) PORTABLE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI KINERJA DAN ANALISIS EKONOMI ALAT PANJAT PINANG (ARECA CATECHU L.) PORTABLE


Pengarang

FITRIA WAHDINI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Dhafir - 197203302002121001 - Dosen Pembimbing I
Mustaqimah - 198103022005012001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2005106010095

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : fakultas teknik pertanian., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pinang (Areca catechu) memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai bahan baku industri, keperluan adat, dan ekspor internasional. Proses pemanenan pinang secara tradisional dilakukan dengan memanjat pohon yang tinggi, yang berisiko dan memerlukan tenaga ahli. Alat panjat pinang portable dirancang untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi pemanjatan, terutama bagi petani yang kurang terampil. Alat ini dilengkapi sabuk pengaman untuk mengurangi risiko kecelakaan. Teknologi ini memungkinkan pemanjatan lebih aman, nyaman, dan cepat dibandingkan metode manual. Penelitian alat ini bertujuan untuk membantu petani meningkatkan produktivitas dan mempercepat waktu pemanenan, sekaligus memperkenalkan teknologi baru yang lebih efisien dan ramah pengguna.
Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah pohon kelapa yang memiliki ketinggian 5 sampai 6 meter. Penelitian ini dilakukan di Gampong Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, penelitian ini dimulai pada bulan Agustus 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode pengamatan dan pengumpulan data. Uji kinerja dan Analisis Ekonomi alat Panjat Pinang (Areca catechu L.) Portable memiliki beberapa parameter yang diukur yaitu, karakteristik pinang, pemanjatan pinang secara manual dan pakai alat, kecepatan pemetikan, kapasitas kerja, beban kerja, dan analisis ekonomi,
Hasil yang didapat pada penelitian ini bahwa pohon pinang yang diuji memiliki tinggi rata-rata 5,3 meter dan berat buah rata-rata 400 gram per 10 buah, dengan berat tandan bervariasi antara 2,4 kg hingga 4 kg. Kecepatan pemanjatan manual lebih efisien dibandingkan dengan alat pada semua operator, yang disebabkan oleh kurangnya adaptasi operator terhadap alat tersebut. Namun, alat ini meningkatkan efektif pada pemetikan, mengurangi waktu per tandan dari 21 detik (manual) menjadi 10 detik, meskipun waktu per buah tetap sama pada 1,2 detik. Kapasitas kerja alat terdapat 5 batang per jam, sedikit lebih rendah dibandingkan metode manual yang mencapai 6 batang per jam. Dari sisi beban kerja operator, penggunaan alat meningkatkan nilai IRHR, terutama pada Operator 1 yang mengalami peningkatan dari kategori "ringan" ke "sedang" atau bahkan "berat," sedangkan Operator 2 dan 3 hanya mengalami sedikit peningkatan atau tetap berada dalam kategori "ringan." Analisis ekonomi menunjukkan biaya tetap alat sebesar Rp 369.000/tahun dan biaya tidak tetap Rp 21.620/jam. Alat ini memiliki Break Even Point (BEP) sebesar 1.139 batang/tahun, menunjukkan titik impas dapat dicapai dengan pemanfaatan yang optimal, dan Payback period (PP) atau periode pengembalian investasi alat panjat pinang portable dihitung sebesar 0,13 tahun atau setara dengan 1,56 bulan.

Areca nut (Areca catechu) has high economic value as an industrial raw material, for traditional needs, and for international exports. The traditional areca nut harvesting process is carried out by climbing tall trees, which is risky and requires expertise. Portable areca nut climbing tools are designed to simplify and increase climbing efficiency, especially for less skilled farmers. This tool is equipped with a safety belt to reduce the risk of accidents. This technology allows for safer, more comfortable, and faster climbing than manual methods. Research on this tool aims to help farmers increase productivity and speed up harvesting time, while introducing new technology that is more efficient and user-friendly. The samples used in this study were coconut trees with a height of 5 to 6 meters. This research was conducted in Gampong Lamteuba, Seulimeum ​​District, Aceh Besar Regency, Aceh Province, this research began in August 2024. The method used in this study used observation and data collection methods. Performance test and Economic Analysis of Portable Areca Climbing Tool (Areca catechu L.) has several parameters that are measured, namely, areca nut characteristics, manual and tool-based areca nut climbing, picking speed, work capacity, workload, and economic analysis. The results obtained in this study showed that the tested areca nut trees had an average height of 5.3 meters and an average fruit weight of 400 grams per 10 fruits, with bunch weights varying between 2.4 kg and 4 kg. The manual climbing speed was more efficient than the tool for all operators, which was caused by the lack of operator adaptation to the tool. However, this tool increased the effectiveness of picking, reducing the time per bunch from 21 seconds (manual) to 10 seconds, although the time per fruit remained the same at 1.2 seconds. The working capacity of the tool was 5 trees per hour, slightly lower than the manual method which reached 6 trees per hour. In terms of operator workload, the use of the tool increased the IRHR value, especially for Operator 1 who experienced an increase from the "light" category to "moderate" or even "heavy," while Operators 2 and 3 only experienced a slight increase or remained in the "light" category. Economic analysis shows that the fixed cost of the tool is IDR 369,000/year and the variable cost is IDR 21,620/hour. This tool has a Break Even Point (BEP) of 1,139 trees/year, indicating that the break-even point can be achieved with optimal utilization, and the Payback period (PP) or return period for the investment of the portable areca nut climbing tool is calculated at 0.13 years or equivalent to 1.56 months.

Citation



    SERVICES DESK