STUDI PERKEMBANGAN JARINGAN IKAT ELASTIS PADA KULIT EMBRIO AYAM BURAS (GALLUS GALLUS DOMESTICUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI PERKEMBANGAN JARINGAN IKAT ELASTIS PADA KULIT EMBRIO AYAM BURAS (GALLUS GALLUS DOMESTICUS)


Pengarang

Fadlanaya Adisti - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Dahlia Iskandar - 197512082005012002 - Dosen Pembimbing I
Zainuddin - 196209231989031004 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2102101010087

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kulit merupakan organ pelindung tubuh dari lingkungan luar yang pada ayam sangat tipis dan elastis. Jaringan ikat elastis berperan penting memberikan elastisitas pada organ. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati perkembangan jaringan ikat elastis pada kulit embrio Ayam Buras (Gallus gallus domesticus) menggunakan metode pewarnaan Verhoeff Van Gieson. Sampel yang digunakan yaitu kulit embrio ayam pada waktu inkubasi 7,10,13,16, dan 19 hari. Preparat histologi diamati pada 5 lapang pandang dan persentase jaringan ikat elastis dihitung menggunakan ImageJ. Hasil pengamatan menunjukkan jaringan ikat elastis mulai teramati pada embrio hari ke-16 masa inkubasi (19,3%) dan mengalami peningkatan signifikan pada embrio hari ke-19 masa inkubasi (25,1%). Perkembangan jaringan ikat elastis terjadi melalui sintesis tropoelastin, koaservasi dan pengendapan serta cross linking. Pewarnaan Verhoeff Van Gieson memudahkan identifikasi jaringan ikat elastis yang terwarnai coklat. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan yang nyata (P

The skin is an organ that protects the body from external surroundings and is very thin and elastic in chicken. Elastic connective tissue plays a crucial role in providing elasticity to organs. This study aimed to observe the development of elastic conective tissue in the skin of free-range chicken embryos (Gallus gallus domesticus) using Verhoeff-Van Gieson staining methode. Samples used were the skin of chicken embryos at incubation periods of 7, 10, 13, 16 and 19 days. Histological slide were observed in 5 feild of view, and the percentage of elastic connective tissue was calculated using ImageJ. The result showed that elastic connective tissue was first observed in embryos at 16 days of incubation (19,3%) and significantly increased in embryos at 19 days of incubation (25,1%). The develompent of elastic connective tissue occurred through the synthesis of tropoelastin, coaservation, deposition and cross-linking. Verhoeff-Van Gieson staining methode facilitated the identification of elastic connective tissue, which was stained brown. ANOVA test results showed significant differences (P

Citation



    SERVICES DESK