WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN GADAI SEPEDA MOTOR MILIK PERORANGAN (SUATU PENELITIAN DI GAMPONG LAM RAYA KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN GADAI SEPEDA MOTOR MILIK PERORANGAN (SUATU PENELITIAN DI GAMPONG LAM RAYA KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR)


Pengarang

RIDHA ADINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Lia Sautunnida - 198604162015042002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2103101010071

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pasal 1338 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) menyebutkan bahwa semua
perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi yang membuatnya. Dalam masyarakat
Gampong Lam Raya Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar dikenal adanya perjanjian gadai yaitu
dengan sistem adat, yang mana kesepakatan antara para pihak lebih menitikberatkan pada kebiasaan yang terjadi
dalam masyarakat. Oleh karena itu perjanjian pada kebiasaannya hanya dibuat kuitansi sehingga pada akhirnya
menimbulkan wanprestasi atau ingkar janji yang mengakibatkan kerugian para pihak. Tujuan penulisan skripsi
ini untuk menjelaskan bentuk dan faktor penyebab terjadinya wanprestasi dalam perjanjian gadai sepeda motor
milik perorangan dan untuk menjelaskan penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian gadai sepeda motor milik
perorangan di Gampong Lam Raya Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini
merupakan penelitian yuridis-empiris. Data yang diperlukan berupa data sekunder dan data primer. Data
sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan dengan cara mempelajari dan membaca peraturan perundangundangan, jurnal, buku-buku dan skripsi. Data primer diperoleh dari penelitian lapangan dengan cara
mewawancarai responden dan informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk wanprestasi perjanjian
gadai sepeda motor milik perorangan adalah pengembalian pinjaman uang yang telah dipinjam tidak sesuai
dengan jangka waktu yang telah ditentukan dan terjadinya kerusakan pada barang gadai. Penyebab terjadinya
wanprestasi dalam perjanjian ini adalah faktor ekonomi pihak pemberi gadai serta kurangnya pemahaman pihak
penerima gadai tentang hak dan kewajibannya. Penyelesaian wanprestasi perjanjian gadai sepeda motor ini
diselesaikan dengan cara negoisasi para pihak, yaitu menambah jangka waktu gadai, mengalihkan gadai kepada
pihak lain dan para pihak sepakat menanggung biaya perbaikan barang gadai secara bersama-sama. Disarankan
kepada para pihak untuk mengubah bentuk bukti perjanjian berupa kuitansi menjadi perjanjian tertulis. Kepada
pihak pemberi gadai dan penerima gadai yang melakukan perjanjian gadai sepeda motor agar dapat memenuhi
perjanjian sesuai dengan yang telah disepakati antara kedua belah pihak.

Article 1338 of the Civil Code (KUH Perdata) states that all agreements made legally apply as laws for those who make them. In the community of Gampong Lam Raya, Kuta Baro District, Aceh Besar Regency, there is a pawn agreement, namely with a customary system, where the agreement between the parties focuses more on the customs that occur in society. Therefore, agreements are usually only made receipts so that in the end they cause defaults or broken promises that result in losses for the parties. The purpose of writing this thesis is to explain the forms and factors causing defaults in motorcycle pawn agreements owned by individuals and to explain the resolution of defaults in motorcycle pawn agreements owned by individuals in Gampong Lam Raya, Kuta Baro District, Aceh Besar Regency. This type of research is a juridical-empirical research. The data required are in the form of secondary data and primary data. Secondary data is obtained from library research by studying and reading laws and regulations, journals, books and theses. Primary data is obtained from field research by interviewing respondents and informants. The results of the study indicate that the form of default in the motorcycle pawn agreement owned by individuals is the return of the borrowed money not in accordance with the specified time period and damage to the pawned goods. The cause of the default in this agreement is the economic factor of the pawnbroker and the lack of understanding of the pawnbroker regarding their rights and obligations. The settlement of the default in the motorcycle pawn agreement was resolved through negotiation between the parties, namely increasing the pawn period, transferring the pawn to another party and the parties agreeing to bear the cost of repairing the pawned goods together. It is recommended that the parties change the form of evidence of the agreement in the form of a receipt into a written agreement. The pawnbroker and pawnbroker who make a motorcycle pawn agreement must be able to fulfill the agreement in accordance with what has been agreed between the two parties.

Citation



    SERVICES DESK