PELANGGARAN HAK CIPTA DALAM PENJUALAN NOVEL BAJAKAN PADA SHOPEE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PELANGGARAN HAK CIPTA DALAM PENJUALAN NOVEL BAJAKAN PADA SHOPEE


Pengarang

NATASYA RAMADHANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sanusi - 196212191989031004 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2103101010288

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

346.048 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pasal 40 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (selanjutnya disingkat UUHC) menentukan bahwa novel adalah salah satu karya cipta yang haknya dilindungi. Namun, ada pihak yang melanggar hak cipta novel, salah satunya adalah dengan melakukan penjualan novel bajakan pada aplikasi shopee. Hal ini melanggar ketentuan Pasal 9 ayat (3) UUHC, yang menyebutkan bahwa penggunaan ciptaan secara komersial tanpa izin pencipta merupakan suatu pelanggaran, sehingga diperlukannya pengawasan dan penegakan hukum oleh pemerintah agar pelanggaran hak cipta tidak terus meningkat ke depannya.

Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan bagaimana bentuk pelanggaran hak cipta dalam penjualan novel bajakan pada shopee, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pelanggaran hak cipta novel bajakan, dan menjelaskan bagaimana pelaksanaan penegakan hukum pada penjualan novel bajakan di shopee, baik penegakan hukum yang dilakukan oleh penulis selaku pemegang hak cipta, maupun oleh para penegak hukum.

Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah yuridis empiris, yang mengkaji ketentuan hukum dan apa yang terjadi dalam kenyataan di masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara lapangan dan kajian kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan adalah kualitatif, yang bersifat deskriptif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk pelanggaran hak cipta novel terutama meliputi tindakan memperbanyak atau menyebarkan novel tanpa izin pemegang hak cipta, yang jelas melanggar hak eksklusif penulis selaku pemegang hak cipta. Kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan hukum hak cipta merupakan faktor penyebab pelanggaran hak cipta terus terjadi. Upaya penegakan hukum oleh para penegak hukum belum efektif dilakukan, dan penulis selaku pemegang hak cipta kerap memilih untuk tidak melakukan upaya hukum atas pelanggaran yang terjadi pada novelnya. Para penegak hukum disarankan untuk terus meningkatkan pengawasan dan penanganan agar bentuk pelanggaran terhadap hak cipta novel tidak terus meningkat. Kegiatan sosialisasi membuat masyarakat lebih teredukasi, yang dapat menambah kesadaran dan pengetahuan terhadap hukum hak cipta.

Diharapkan upaya hukum berupa pengaduan oleh penulis selaku pemegang hak cipta mulai dilakukan, sehingga para penegak hukum dapat melakukan upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran hak cipta yang terjadi.

Article 40 paragraph (1) letter a of Law Number 28 of 2014 concerning Copyright (hereinafter abbreviated as UUHC) stipulates that novels are one of the works protected by copyright. However, there are parties who violate novel copyright, one of which is by selling pirated novels on the Shopee application. This violates the provisions of Article 9 paragraph (3) of the UUHC, which states that the commercial use of a work without the creator's permission constitutes a violation. Therefore, government supervision and law enforcement are necessary to prevent further increases in copyright infringement. The purpose of this thesis is to explain the forms of copyright infringement in the sale of pirated novels on Shopee, the factors that cause these infringements, and to describe the implementation of law enforcement against the sale of pirated novels on Shopee, both by the authors as copyright holders and by law enforcement officers. The type of research used in this thesis is empirical juridical, which examines legal provisions and what happens in reality in society. Data collection was carried out through field interviews and literature reviews. The data analysis method used is qualitative, which is descriptive in nature. The results of this study indicate that the forms of novel copyright infringement mainly involve acts of reproducing or distributing novels without the copyright holder's permission, which clearly violates the author’s exclusive rights as the copyright holder. Lack of public awareness and knowledge about copyright law is a factor causing the ongoing occurrence of copyright infringement. Law enforcement efforts by law enforcement officers have not been effectively implemented, and authors as copyright holders often choose not to take legal action against the infringement of their novels. Law enforcement officers are advised to continuously enhance supervision and handling to prevent the increase of novel copyright infringements. Socialization activities help educate the public, which can increase awareness and knowledge of copyright law. It is expected that legal efforts in the form of complaints by authors as copyright holders will begin to be carried out, so that law enforcement officers can take action against copyright infringements that occur.

Citation



    SERVICES DESK