IMPLEMENTASI PENDIDIKAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS POLITIK KADER PARTAI NANGGROE ACEH (PNA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS POLITIK KADER PARTAI NANGGROE ACEH (PNA)


Pengarang

Fitria Kantori - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Saiful - 197202222001121002 - Dosen Pembimbing I
Ridayani - 198412012017032101 - Dosen Pembimbing II
Muhammad Yunus - 197203102005011001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2006101010061

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

320

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Partai politik sebagai sarana guna mewujudkan kader dalam menggapai kekuasaan sebagai salah satu anggota Legislatif dan juga partai politik merupakan tempat perkumpulan individu-individu yang membawa segala aspirasi maupun keluh kesah rakyat yang dapat mereka perjuangkan secara lebih sistematis dan bahkan dijamin oleh hukum. Pendidikan politik merupakan cara yang dilakukan partai politik untuk mendidik, menginformasikan dan membuat masyarakat untuk berperilaku sebagaimana mencerminkan Indonesia yang paham akan dunia politik. Partai Nanggroe Aceh (PNA) dalam menjalankan fungsi dan peranannya melakukan pendidikan politik bagi kader, tentunya sangat menarik untuk dikaji secara lebih mendalam bagaimana sebuah partai politik melakukan proses pendidikan politik terhadap kadernya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Implementasi Pendidikan politik bagi kader di dalam Partai Nanggroe Aceh (PNA) (2) Upaya-upaya yang dilakukan oleh Partai Nanggroe Aceh (PNA) dalam meningkatkan kualitas politik kader. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan jenis penelitian Deskriptif. Subjek dalam penelitian in/i adalah Partai Nanggroe Aceh yang terdiri dari Ketua DPW Partai Nanggroe Aceh dan juga kader Partai Nanggroe Aceh. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan tehnik Wawancara. Proses analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini adalah: (1) Pendidikan politik yang dilaksanakan Partai Nanggroe Aceh telah berjalan sesuai dengan ketentuan undang-undang dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik internal kadernya maupun masyarakat. Hal ini menunjukan bahwa partai berkomitmen pada perannya sebagai agen politik lokal yang relevan dengan konteks sosial, budaya, dan Sejarah Aceh. (2) upaya yang dilakukan oleh Partai Nanggroe Aceh dalam meningkatkan kualitas politik kader yaitu dengan dilaksanakannya Pendidikan politik yang rutin dilaksanakan pertahun anggaran terhadap kader lama sebagai pemantapan dan juga kader baru yang di rekrut dari Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK). Serta adanya dukungan kepada kader yaitu, berupa beberapa fasilitas dan sumber daya untuk pengembangan kader. Adapun saran dari peneliti: (1) Adanya jadwal tetap dan modul terstruktur terkait pelaksanaan pendidikan politik, dan juga harapan nya Pendidikan politik tidak hanya diadakan saat menjelang pemilu saja sehingga kader dapat mengikuti program ini secara konsisten. Hal ini juga memunkgkinkan evaluasi hasil pendidikan secara terukur. (2) Bagi seluruh partai politik lokal yang terkhususnya di aceh untuk lebih memaksimal kan dalam hal pemberian Pendidikan politik bagi kader dan juga masyarakat.

Kata kunci: Pendidikan Politik, Partai Nanggroe Aceh

Political parties serve as a platform for producing cadres to attain power as members of the legislative body. Furthermore, political parties function as a gathering place for individuals who carry the aspirations and grievances of the people, which they can advocate in a more systematic manner and in accordance with legal guarantees. Political education is a method employed by political parties to educate, inform, and shape societal behavior to reflect an Indonesia that is politically literate. The Partai Nanggroe Aceh (PNA), in fulfilling its roles and functions, conducts political education for its cadres. This research examines in greater depth how a political party implements political education for its cadres. This study aims to determine: (1) the implementation of political education for cadres in Partai Nanggroe Aceh (PNA), and (2) the efforts made by Partai Nanggroe Aceh (PNA) to improve the political quality of its cadres. The research employs a qualitative approach with a descriptive research type. The subjects of this study include the Nanggroe Aceh Party's Regional Leadership Council (DPW) Chairman and party cadres. Data collection techniques include interviews and documentation, while data analysis also utilizes the same approaches. The findings of this research are as follows: 1. The political education conducted by the Nanggroe Aceh Party has been carried out in accordance with legal provisions and aims to improve the quality of human resources, both within its cadre and the broader community. This demonstrates the party's commitment to its role as a local political agent relevant to Aceh's social, cultural, and historical context. 2. The efforts made by the Nanggroe Aceh Party to improve the political quality of its cadres include conducting annual political education programs for both existing cadres as a reinforcement and new cadres recruited from the District Leadership Council (DPK). Additionally, support is provided to the cadres in the form of facilities and resources to aid in their development. The researcher provides the following recommendations: (1) Establish a fixed schedule and structured modules for political education programs to ensure they are not only conducted during election periods but consistently, enabling measurable evaluations of their outcomes. (2) All local political parties in Aceh should maximize their efforts in providing political education for both cadres and the community. Keywords: Political Education, Partai Nanggroe Aceh

Citation



    SERVICES DESK