GAMBARAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DAN KECEMASAN PADA LANSIA DIKOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DAN KECEMASAN PADA LANSIA DIKOTA BANDA ACEH


Pengarang

Nurul Hidayah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Juanita - 198401132015042001 - Dosen Pembimbing I
Khairani - 197805282006042002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2112101010080

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Peningkatan jumlah lansia dapat meningkatkan usia harapan hidup dan juga
masalah kesehatan. Pada lansia tidak hanya terjadi peubahan fisik, namun juga
perubahan psikologis. Salah satu perubahan psikologis lansia adalah kecemasan
yang merupakan hal yang normal pada individu namun menjadi gangguan apabila
mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Lansia yang mampu beradaptasi dengan
perubahan akibat penuaan akan mempengaruhi kesejahteraan. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui gambaran kesejahteraan psikologis dan kecemasan pada
lansia di Kota Banda Aceh. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan
desain cross-sectional study. Populasi penelitian yaitu lansia di Kota banda Aceh.
Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Jumlah sampel
dihitung menggunakan rumus slovin sebanyak 392 responden. Instrumen
kesejahteraan psikologis yaitu Ryff’s Psychological well being (PWB) yang
dikembangkan oleh Ryff (1989) dan untuk kecemasan menggunakan Geriatric
Anxiety Scale (GAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan
psikologis pada lansia di Kota Banda Aceh berada pada kategori tinggi yaitu 302
lansia (77%) dan hasil terkait kecemasan menunjukkan bahwa sebagian besar
lansia tidak mengalami kecemasan (minimal) berjumlah 340 lansia (86,7%).
Kesejahteraan psikologis yang tinggi meliputi penerimaan diri, tujuan hidup,
pertumbuhan pribadi, dan hubungan positif. Sedangkan kecemasan minimal dapat
dipengaruhi dari kematangan pengalaman lansia dalam menghadapi masalah
kehidupan sehingga menjadikan lansia lebih tenang dan tidak mudah mengalami
kecemasan. Disarankan kepada lansia agar ikut terlibat aktif dengan komunitas
dalam meningkatkan kesejahteraan psikologisnya. Disarankan kepada petugas
kesehatan agar melaksanakan kegiatan yang dapat mengurangi tingkat kecemasan
dan meningkatkan kesejahteraan psikologis pada lansia

The increasing elderly population contributes to a rise in life expectancy as well as health-related challenges. Aging not only leads to physical changes but also psychological transformations. One common psychological change among the elderly is anxiety, which is a normal response but can become a disorder if it interferes with daily activities. Elderly individuals who successfully adapt to aging-related changes tend to experience better well-being. This study aimed to examine the psychological well-being and anxiety levels among elderly individuals in Banda Aceh. This study utilized a descriptive research design with a cross-sectional approach. The population comprised elderly individuals in Banda Aceh, and the sample was selected using accidental sampling. The sample size was determined using Slovin’s formula, resulting in 392 respondents. Psychological well-being was measured using Ryff’s Psychological Well-Being Scale (PWB), developed by Ryff (1989), while anxiety was assessed using the Geriatric Anxiety Scale (GAS). The results indicate that the psychological well-being of elderly in Banda Aceh was predominantly high, with 302 respondents (77%) classified in this category. Regarding anxiety levels, the majority of respondents (340 individuals or 86.7%) experienced minimal anxiety. High psychological well-being encompasses self-acceptance, purpose in life, personal growth, and positive relationships. Meanwhile, minimal anxiety may be attributed to the elderly’s life experience and emotional maturity, which enable them to navigate challenges with greater resilience and composure. It is recommended that elderly individuals actively engage in community activities to enhance their psychological well-being. Additionally, healthcare providers should implement programs and interventions aimed at reducing anxiety levels and promoting overall well-being among the elderly

Citation



    SERVICES DESK