PENGEMBANGAN PERANGKAT PERANGKAT PEMBELAJARAN PROYEK TENTANG MENU MAKANAN RENDAH EMISI KARBON UNTUK MENUMBUHKAN NUMERASI SISWA PADA MATERI PECAHAN DI SMP | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGEMBANGAN PERANGKAT PERANGKAT PEMBELAJARAN PROYEK TENTANG MENU MAKANAN RENDAH EMISI KARBON UNTUK MENUMBUHKAN NUMERASI SISWA PADA MATERI PECAHAN DI SMP


Pengarang

AQUILLA AL BUSHRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rahmah Johar - 197011171998032002 - Dosen Pembimbing I
Bintang Zaura - 196311091991032001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106103020079

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Matematika., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Aquilla Al Bushra (2025). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Proyek tentang Menu Makanan Rendah Emisi Karbon untuk Menumbuhkan Numerasi Siswa pada Materi Pecahan di SMP. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd. dan Dra. Bintang Zaura, M.Pd.

Sektor rumah tangga merupakan salah satu penyumbang emisi karbon. Oleh karena itu, pengolahan makanan hendaknya dilakukan dengan cara yang memperhatikan upaya pengurangan emisi karbon. Guru diharapkan dapat mengintegrasikan pengolahan makanan dengan pembelajaran matematika. Namun perangkat pembelajaran yang relevan untuk tujuan tersebut belum tersedia, maka dari itu penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran proyek tentang menu makanan rendah emisi karbon untuk menumbuhkan numerasi siswa pada materi pecahan di SMP. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga tahap, yaitu investigasi awal, perancangan, dan penilaian produk. Instrumen yang digunakan meliputi lembar analisis, lembar validasi, angket uji keterbacaan, lembar rekomendasi dan Lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Produk yang dihasilkan berupa modul ajar dan lembar kerja peserta didik (LKPD). Subjek penelitian ini terdiri dari dosen matematika yang ahli dalam pengembangan perangkat proyek, ahli materi, ahli media dan guru matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran ini valid dengan rata-rata skor validasi modul ajar sebesar 3,79 dan rata-rata skor validasi Lembar Kerja Peserta didik 3,67 yang mencerminkan kesesuaian isi, bahasa, dan penyajian. Perangkat ini dinilai praktis dengan rata-rata keterlaksanaan 4,53, yang menunjukkan kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran proyek tentang menu makanan rendah emisi karbon untuk menumbuhkan numerasi memenuhi kriteria valid dan praktis, sehingga layak dijadikan sebagai perangkat pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini adalah perangkat pembelajaran berbasis proyek ini dapat diimplementasikan di sekolah lain untuk mengintegrasikan topik-topik global dengan pembelajaran matematika, serta memberikan wawasan kepada siswa tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui tindakan sehari-hari, seperti memilih menu makanan yang rendah emisi karbon.

Kata kunci: Project-Based Learning, menu makanan rendah emisi karbon, pecahan

Aquilla Al Bushra (2025). Development of a Project Learning Tool on Low Carbon Emission Food Menu to Foster Student Numeracy on Fraction Materials in Junior High School. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Under the direction of Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd. dan Dra. Bintang Zaura, M.Pd. The household sector is one of the contributors to carbon emissions. Therefore, food processing should be done in a way that considers efforts to reduce carbon emissions. Teachers are expected to integrate food processing with math learning. However, relevant learning tools for this purpose are not yet available. Therefore, this study aims to develop a project learning tool on low-carbon emission food menus to foster student numeracy in fraction material in junior high school. This research uses Plomp's development model, which consists of three stages: initial investigation, design, and product assessment. The instruments used include an analysis sheet, validation sheet, readability test questionnaire, recommendation sheet, and learning implementation observation sheet. The products produced are teaching modules and student worksheets (LKPD). The subjects of this study consisted of mathematics lecturers who were experts in developing project tools, material experts, media experts, and mathematics teachers. The results showed that this learning device was valid with an average teaching module validation score of 3.79 and an average Learner Worksheet validation score of 3.67 which reflected the suitability of content, language, and presentation. This device is considered practical with an average implementation of 4.53, which shows a very good category. Thus, it can be concluded that the project learning tool on low carbon emission food menu to foster numeracy meets the valid and practical criteria, so it is feasible to be used as a learning tool. The implication of this research is that this project-based learning tool can be implemented in other schools to integrate global topics with mathematics learning, as well as provide insight to students about the importance of preserving the environment through daily actions, such as choosing a low carbon emission food menu. Keywords: Project-Based Learning, low carbon emission food and fractions

Citation



    SERVICES DESK