ANALISIS PERBANDINGAN POTENSI ENERGI ANGIN DENGAN METODE DISTRIBUSI GAMMA DAN WEIBULL UNTUK PERENCANAAN TURBIN ANGIN DI PESISIR BARAT ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PERBANDINGAN POTENSI ENERGI ANGIN DENGAN METODE DISTRIBUSI GAMMA DAN WEIBULL UNTUK PERENCANAAN TURBIN ANGIN DI PESISIR BARAT ACEH


Pengarang

Muna Nabilah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Suriadi - 197206061998021001 - Dosen Pembimbing I
Roslidar - 197807192002122002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2304205010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S2) / PDDIKTI : 20101

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Elektro., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

621.312 136

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Aceh merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang berbatasan dengan Samudera Hindia dan memiliki wilayah dengan lahan yang cukup luas untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), terutama di wilayah pesisir pantai barat-selatan. Banyak penelitian yang sudah dilakukan dalam menemukan distribusi terbaik dalam karakterisasi data kecepatan angin, namun tidak banyak penelitian yang menunjukkan bahwa peningkatan jumlah parameter dapat meningkatkan akurasi pemodelannya. Penelitian ini berfokus untuk melihat pengaruh peningkatan jumlah parameter pada distribusi Gamma (2-parameter dan 3-parameter), serta distribusi Weibull (2-parameter dan 3-parameter), dalam memodelkan data distribusi kecepatan angin. Estimasi nilai Wind Power Density (WPD) juga dilakukan dalam pengkajian studi potensi tenaga angin di wilayah pesisir barat Aceh ini. Data kecepatan angin yang digunakan merupakan data satelit MERRA-2 (data sekunder) untuk lokasi Lamno (Aceh Jaya) dan Sinabang (Simeulue). Nilai WPD di Lamno (Aceh Jaya) berkisar 9,618-60.212 W/m2, sedangkan nilai WPD di Sinabang (Simeulue) berkisar 16,122-53,877 W/m2, sehingga kedua lokasi penelitian masuk ke dalam kategori kelas I (potensi angin rendah). Hasil perbandingan dari keempat distribusi ini menunjukkan bahwa distribusi 3-parameter Generalized Gamma unggul dalam pemodelan data kecepatan angin dan 2-parameter Weibull unggul dalam pemodelan nilai WPD.

Aceh is one of the regions in Indonesia that borders with the Indian Ocean and has large areas for wind power plant development, especially in the west-south coastal areas. There are lots of studies that have been done in finding the best distribution in characterizing wind speed data, but not many studies have shown that increasing the number of parameters may improve the accuracy of the distribution. This study focuses on the effectiveness of increasing the number of parameters in the Gamma distribution (2-parameter and 3-parameter) and Weibull distribution (2-parameter and 3-parameter), for modeling wind speed distribution data. The value of Wind Power Density (WPD) is estimated as well for wind power potential studies in the west coast of Aceh. The wind speed data used is from satellite MERRA-2 (secondary data) for Lamno (Aceh Jaya) and Sinabang (Simeulue). The WPD value in Lamno (Aceh Jaya) is around 9,618-60,212 W/m2, while the WPD value in Sinabang (Simeulue) is around 16,122-53,877 W/m2, both locations categorized as class I (low wind potential). The comparison results of these four distributions show that the 3-parameter Generalized Gamma distribution is better at modeling wind speed data and the 2-parameter Weibull is better at modeling WPD values.

Citation



    SERVICES DESK