PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BATOK KELAPA DI PAUD ARFIA PIDIE JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BATOK KELAPA DI PAUD ARFIA PIDIE JAYA


Pengarang

Annisa Fadila - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Taat Kurnita Yeniningsih - 197101201998032001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2006104210006

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / PG PAUD (S1) / PDDIKTI : 86207

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

370.155

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Annisa Fadila. (2025). Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradsional Egrang Batok Kelapa di PAUD Arfia Pidie Jaya. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Taat Kurnita Yeniningsih, S.Pd, M.Pd. dan Gracia Mandira S.Pd., M.Ed.

Kemampuan motorik kasar anak usia dini di PAUD Arfia Pidie Jaya dapat ditingkatkan melalui permainan tradsional egrang batok kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui permainan tradisional egrang batok kelapa di PAUD Arfia Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus yang mencakup 4 kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tempat pelaksanaan penelitian di PAUD Arfia Pidie Jaya pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B di PAUD Arfia Pidie Jaya yang berjumlah 15 orang anak terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi. Langkah-langkah dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak yaitu guru mengenalkan permainan tradisional egrang batok kelapa kepada anak, guru memberikan aturan sebelum bermain kepada anak, guru mencontohkan cara bermain egrang batok kelapa kepada anak, guru meminta anak bermain egrang batok kelapa, guru meminta anak bermain secara bergiliran, guru harus mengarahkan anak untuk bermain egrang batok kelapa dengan benar sesuai dengan aturan, guru harus mendampingi anak ketika menaiki egrang batok kelapa supaya anak bisa menyeimbangkan diri di atas egrang batok kelapa, guru harus bisa mengkondisikan anak supaya tidak mengganggu temannya, menanyakan kepada anak mengenai permainan egrang batok kelapa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan kemampuan motorik kasar anak pada siklus II tindakan II mencapai 88,33%, dengan rincian terdapat 1 anak mencapai kriteria Mulai Berkembang (MB), 5 anak mencapai kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 9 anak Berkembang Sangat Baik (BSB). Dari hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa melalui permainan tradisional egrang batok kelapa dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik kasar anak di PAUD Arfia Pidie Jaya.
Kata kunci : Kemampuan Motorik Kasar, Permainan Tradisional Egrang Batok Kelapa, Anak Usia Dini

Annisa Fadila. (2025). Improving Gross Motor Skills of Early Childhood Through Traditional Coconut Shell Stilt Games at PAUD Arfia Pidie Jaya. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the guidance of Taat Kurnita Yeniningsih, S.Pd, M.Pd. and Gracia Mandira S.Pd., M.Ed. Gross motor skills of early childhood in PAUD Arfia Pidie Jaya can be improved through traditional coconut shell stilt games. This study aims to improve children's gross motor skills through traditional coconut shell stilt games in PAUD Arfia Pidie Jaya. The method used in this study is the classroom action research (CAR) method which is implemented in 2 cycles covering 4 activities, namely planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques are carried out through observation techniques. Steps in improving children's gross motor skills are: The teacher introduces the traditional game of Coconut Shell Stilts to the child, The teacher gives the rules before playing to the child, The teacher gives an example of how to play Coconut Shell Stilts to the child, The teacher asks the child to play Coconut Shell Stilts, The teacher asks the child to play in turns, The teacher must direct the child to play Coconut Shell Stilts correctly according to the rules, The teacher must accompany the child when riding the Coconut Shell Stilts so that the child can balance himself on the Coconut Shell Stilts, The teacher must be able to condition the child so as not to disturb his friends, The teacher asks the child about the Coconut Shell Stilts game. The results of the study showed that the increase in children's gross motor skills in cycle II action II reached 88.33%, with details of 1 child reaching the criteria of Starting to Develop (MB), 5 children reaching the criteria of Developing According to Expectations (BSH), 9 children Developing Very Well (BSB). From the results of the study obtained, it can be concluded that through the traditional game of coconut shell stilts, it can help improve children's gross motor skills at PAUD Arfia Pidie Jaya. Keywords: Gross Motor Skills, Traditional Game of Coconut Shell Stilts, Early Childhood

Citation



    SERVICES DESK